Sepekan, helikopter jatuh di Kalbar hingga kemarau 2026 lebih kering

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warta humaniora dalam sepekan (13-18/4) masih relevan untuk dibaca hari ini, mulai dari tangis haru yang mengiringi pemakaman korban helikopter jatuh di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, hingga Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengingatkan kemarau 2026 akan lebih kering.

Berikut rangkuman selengkapnya:

Tangis haru iringi pemakaman Fauzi Orbanta korban helikopter jatuh

Tangis haru pecah mengiringi proses pemakaman Fauzi Orbanta warga Jambi yang menjadi korban kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat pada Kamis (16/4).

Baca selengkapnya di sini.

Delapan penumpang heli jatuh di Kalbar dievakuasi kondisi meninggal

Basarnas menyatakan delapan penumpang termasuk pilot helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di wilayah hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Baca selengkapnya di sini.

BGN: 65 persen masyarakat Indonesia perlukan MBG

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya menyebutkan 65 persen masyarakat Indonesia memerlukan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena berhasil meningkatkan asupan gizi penerima manfaat dan memperkuat perekonomian di daerah.

Baca selengkapnya di sini.

Pemerintah janjikan beasiswa hingga peluang kerja bagi lulusan SR

Pemerintah menjanjikan masa depan yang cemerlang bagi lulusan Sekolah Rakyat (SR) melalui skema beasiswa perguruan tinggi hingga peluang bekerja ke luar negeri guna memutus rantai kemiskinan ekstrem, sekaligus mencetak generasi baru yang lebih kompetitif.

Baca selengkapnya di sini.

BMKG: Kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan musim kemarau tahun 2026 berpotensi bersifat lebih kering jika dibandingkan dengan nilai rata-ratanya selama periode 30 tahun terakhir.​​​​​​​

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.