Setelah dapat kendala di Miami, Russell ingin fokus seri selanjutnya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Setelah mendapatkan kendala dalam mengatur kecepatan di Formula 1 Grand Prix Miami, pembalap Mercedes George Russell ingin menatap seri selanjutnya.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Miami Autodromo, Miami, Senin pagi WIB, Russell hanya mampu finis di posisi keempat atau selisih 43 detik dari rekan setimnya Kimi Antonelli yang mampu keluar sebagai juara.

"Jujur saya benar-benar tidak tahu (tentang hasil ini memuaskan atau tidak)," ujar Russell dikutip dari laman Formula 1, Senin.

"Ini tempat tua yang menyenangkan dan ini akhir pekan yang lucu, jadi aku sangat senang melihat akhir itu dan hanya menantikan untuk masuk ke sirkuit yang lebih tradisional ke depan. Ini jelas akhir pekan luar biasa bagi saya," imbuh pembalap Inggris tersebut.

Mercedes musim ini menjadi tim yang berada satu langkah di depan dalam hal pengembangan semenjak ditetapkannya aturan regulasi baru musim 2026.

Baca juga: Russell ungkap masa depannya bersama dengan Mercedes

Dengan harapan serta ekspektasi tinggi berada di pundak Russell yang merupakan pembalap paling senior di Mercedes, ia diharapkan bisa terus bersaing untuk merebut gelar juara dunia.

Namun nyatanya sang junior Kimi Antonelli mampu tampil lebih garang dengan mengunci kemenangan ketiganya beruntun pada musim ini.

Russell mengaku bahwa terdapat detail-detail kecil yang kadang terlewat olehnya ketika memasuki sirkuit dan gagal memperoleh hasil yang menjanjikan.

"Perbedaan terkecil, aku bisa berdiri di sini mengatakan oke Miami adalah satu-satunya dan ini adalah akhir pekan buruk pertamaku musim ini. Sayangnya itu mungkin tidak akan terjadi dan inilah permainan dan dia kadang berayun menguntungkan atau merugikan," ujar Russell.

Baca juga: Russell tantang Max dalam perebutan gelar

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.