Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell mulai mendistribusikan kembali bahan bakar minyak (BBM) kepada konsumen setelah sempat mengalami kekosongan stok selama beberapa bulan. Ketersediaan produk ini kembali pulih secara bertahap sejak Sabtu (9/5/2026) melalui kerja sama strategis antara pihak swasta dengan badan usaha milik negara.
Dilansir dari Money, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa pemulihan pasokan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Shell dan PT Pertamina (Persero). Pemerintah berperan aktif dalam menjembatani kesepakatan distribusi tersebut agar operasional pengecer swasta bisa kembali berjalan.
"Itu adalah kerja sama dengan Pertamina yang kemarin sudah kita gagas, kita fasilitasi. Alhamdulillah sekarang sudah ada kerja sama dengan Pertamina untuk bisa mereka mulai lagi," ujar Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM.
Pemerintah memberikan penegasan bahwa skema penyaluran ini menjadi solusi bagi operator internasional untuk mendapatkan pasokan energi di pasar domestik. Meskipun demikian, saat ini jenis bahan bakar yang tersedia melalui jalur kerja sama tersebut masih terbatas pada varian mesin diesel saja.
"Sementara (untuk diesel), nanti kita lihat lagi untuk (jenis BBM) yang lain," kata Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM.
Pihak korporasi telah mengonfirmasi bahwa saat ini produk yang tersedia di lapangan adalah Shell V-Power Diesel dengan harga Rp 30.890 per liter. Pengumuman kembalinya ketersediaan bahan bakar tersebut disampaikan secara resmi melalui saluran media sosial perusahaan kepada para pelanggannya.
"Terima kasih sudah setia menanti. Shell V-Power Diesel mulai tersedia kembali secara bertahap di SPBU Shell," tulis Shell Indonesia, Akun Instagram Resmi.
Hingga saat ini, jenis bahan bakar bensin lainnya seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ terpantau belum tersedia di gerai-gerai SPBU Shell. Pemerintah akan terus memantau perkembangan distribusi untuk memastikan jenis BBM lain dapat segera menyusul dalam rantai pasokan tersebut.
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·