SERUYAN, PROKALTENG.CO – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dibuat geram saat melakukan sidak ke Pasar Saik Kuala Pembuang, Senin (11/5/2026) pagi. Kondisi pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat itu terlihat memprihatinkan, mulai dari kios kosong, kebersihan yang buruk, hingga dermaga rusak parah yang selama ini dikeluhkan warga.
Didampingi Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi serta jajaran Dinas PU, Perhubungan, dan Diskoperindag, Bupati meninjau langsung setiap sudut pasar hingga area dermaga. Di lantai II Pasar Saik, banyak kios terlihat tidak terisi dan terkesan terbengkalai.
Bupati menilai kondisi itu menunjukkan lemahnya pengawasan dan minimnya kepekaan dinas terkait terhadap persoalan di lapangan.
“Ini jadi perhatian serius. Saya awalnya yakin masing-masing dinas bekerja sesuai arahan dan aktif menjalankan tugas. Tetapi setelah turun langsung, kondisinya seperti tidak terurus. Inilah yang saya maksud, dulu kondisi Kabupaten Seruyan memang tidak baik-baik saja,” tegasnya.
Bupati juga mengkritik kinerja Dinas Perhubungan dan Diskoperindag Seruyan yang dinilai lamban menangani persoalan pasar dan dermaga. Dia memastikan akan melakukan evaluasi terhadap jajaran birokrasi sekaligus menyiapkan langkah pembenahan, mulai dari penataan kebersihan, perbaikan fasilitas, hingga menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Saik Kuala Pembuang agar ekonomi masyarakat kembali bergerak. (yad/kpg)
SERUYAN, PROKALTENG.CO – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dibuat geram saat melakukan sidak ke Pasar Saik Kuala Pembuang, Senin (11/5/2026) pagi. Kondisi pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat itu terlihat memprihatinkan, mulai dari kios kosong, kebersihan yang buruk, hingga dermaga rusak parah yang selama ini dikeluhkan warga.
Didampingi Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi serta jajaran Dinas PU, Perhubungan, dan Diskoperindag, Bupati meninjau langsung setiap sudut pasar hingga area dermaga. Di lantai II Pasar Saik, banyak kios terlihat tidak terisi dan terkesan terbengkalai.
Bupati menilai kondisi itu menunjukkan lemahnya pengawasan dan minimnya kepekaan dinas terkait terhadap persoalan di lapangan.

“Ini jadi perhatian serius. Saya awalnya yakin masing-masing dinas bekerja sesuai arahan dan aktif menjalankan tugas. Tetapi setelah turun langsung, kondisinya seperti tidak terurus. Inilah yang saya maksud, dulu kondisi Kabupaten Seruyan memang tidak baik-baik saja,” tegasnya.
Bupati juga mengkritik kinerja Dinas Perhubungan dan Diskoperindag Seruyan yang dinilai lamban menangani persoalan pasar dan dermaga. Dia memastikan akan melakukan evaluasi terhadap jajaran birokrasi sekaligus menyiapkan langkah pembenahan, mulai dari penataan kebersihan, perbaikan fasilitas, hingga menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pasar Saik Kuala Pembuang agar ekonomi masyarakat kembali bergerak. (yad/kpg)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·