Sejumlah pebalap Formula 1 menyuarakan kekhawatiran terkait sistem drainase Sirkuit Miami International Autodrome menjelang balapan utama yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/5/2026). Langkah antisipasi diambil penyelenggara dengan memajukan jadwal balapan selama tiga jam guna menghindari potensi badai petir dan hujan lebat di Florida.
Pebalap Red Bull Racing, Max Verstappen, menyoroti risiko munculnya genangan air di area tertentu berdasarkan pengalaman balapan Sprint tahun lalu. Dilansir dari ligaolahraga.com, kondisi tersebut dinilai dapat memperburuk jarak pandang serta stabilitas kendaraan saat melaju di lintasan basah.
"Ya, semua itu. Tapi juga, saya pikir drainase di sekitar sini, di area parkir, mungkin sedikit lebih rumit juga. Saya pikir kami melihat tahun lalu saat lap menuju grid untuk Sprint ada banyak genangan air. Tapi ya, kita bisa berspekulasi tentang itu sekarang — kita hanya harus menunggu dan melihat pada hari Minggu apa yang akan terjadi." kata Max Verstappen, Pebalap Red Bull Racing.
Kekhawatiran serupa juga diungkapkan oleh pebalap Ferrari, Carlos Sainz, yang menekankan perlunya pengurangan daya listrik demi keamanan jika hujan turun deras. Sementara itu, pemimpin kualifikasi Kimi Antonelli menyarankan peningkatan suhu selimut ban untuk menjaga cengkeraman di lintasan dingin.
Rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, menilai perubahan regulasi FIA baru-baru ini akan membantu menjaga keselamatan pebalap meskipun jarak pandang terbatas tetap menjadi tantangan utama.
"Dari sudut pandang keselamatan, penting bahwa setidaknya dalam kondisi ini, jika hujan sangat deras, jarak pandang buruk, kami tidak ingin melihat kecepatan menutup yang besar," kata Isack Hadjar, Pebalap F1.
Hadjar juga memberikan pandangan teknis mengenai penggunaan ban saat kondisi lintasan tergenang air yang cukup dalam berdasarkan pengalamannya melakukan uji coba di Silverstone.
"Tapi dengan perubahan yang dilakukan, semuanya seharusnya baik-baik saja. Dan kemudian, dari segi cengkeraman, saya sepenuhnya setuju dengan Kimi. Saya juga telah mengalami cukup banyak jarak tempuh di hujan sejauh ini dan sangat sulit dengan ban inter untuk mencapai suhu apa pun. Begitu ada banyak air, rasanya seolah ban basah adalah ban yang ingin Anda gunakan karena sangat sulit untuk mencapai suhu. Jadi mari kita lihat bagaimana kelanjutannya. Tentu saja, tidak ideal untuk langsung balapan pertama dalam hujan. Anda mungkin ingin melihatnya bahkan di kualifikasi, tetapi langsung ke hujan akan menyenangkan." lanjut Isack Hadjar.
Di sisi lain, suasana hangat menyelimuti garasi Ferrari saat legenda tenis Serena Williams hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada Lewis Hamilton. Melalui laporan hitc.com, Williams membagikan momen kebersamaannya dengan Hamilton dan Charles Leclerc melalui media sosial sebelum balapan dimulai.
"I had fun hanging out with the Ferrari drivers. I remember wanting to meet Lewis Hamilton because he was this amazing black driver winning in England at the same time that Venus Williams or I were winning at Wimbledon. I felt like we had to meet. We did, and from then on, whenever we both won (which was a lot), we celebrated together. Over a decade later, we’re still very close. That’s my bro." tulis Serena Williams, Mantan Petenis Profesional.
Selain Williams, petenis legendaris Rafael Nadal juga terlihat mengunjungi tim Ferrari dan menikmati suasana akhir pekan di Miami. Berdasarkan hasil kualifikasi, Kimi Antonelli akan memulai balapan dari posisi terdepan, disusul oleh Max Verstappen dan Charles Leclerc.
| 1 | Kimi Antonelli | Mercedes |
| 2 | Max Verstappen | Red Bull Racing |
| 3 | Charles Leclerc | Ferrari |
| 4 | Lando Norris | McLaren |
| 5 | George Russell | Mercedes |
| 6 | Lewis Hamilton | Ferrari |
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·