Siti Fauziah Ajak Perempuan Berani Lakukan Deteksi Dini Kanker

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Plt Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah mendorong kaum perempuan untuk melakukan deteksi dini kesehatan demi menjaga kualitas hidup jangka panjang. Imbauan ini disampaikan dalam acara kesehatan bertajuk Kartini Masa Kini, Budayakan Deteksi Dini di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin (11/1/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Siti Fauziah membagikan pengalaman pribadinya saat menghadapi kekhawatiran akibat gangguan kesehatan pada payudara sekitar 17 tahun silam. Pemeriksaan rutin yang dilakukannya sejak saat itu menunjukkan bahwa benjolan yang ia miliki bersifat tidak ganas dan ukurannya justru mengecil.

"Pada tahun 2009, saat mendampingi Ibu Mooryati Soedibyo, beliau menyarankan saya untuk melakukan pemeriksaan. Ternyata, ditemukan benjolan di kiri dan kanan payudara saya ukuran 4 cm dan 2,5 cm. Meskipun sempat diminta biopsi, saya memilih untuk memantau kondisinya," kata Titi, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2026).

Pejabat perempuan pertama di posisi Sekretaris Jenderal MPR RI tersebut menegaskan bahwa pengecekan medis secara rutin merupakan langkah preventif sekaligus bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. Ia berharap kegiatan yang bekerja sama dengan Rhemedi Medical Services dan Siloam Hospitals Group ini dapat mempermudah akses kesehatan bagi seluruh pegawai di lingkungan MPR RI.

"Alhamdulillah, hasilnya menunjukkan bahwa benjolan tersebut bukan kanker ganas dan ukurannya justru mengecil. Intinya, memiliki benjolan bukan berarti akhir segalanya. Yang paling penting adalah tahu lebih awal agar tidak menjadi beban pikiran dan bisa ditangani dengan tepat," sambung Siti Fauziah.

Selain pemeriksaan umum, ia juga mendorong para pegawai untuk tidak ragu menjalani prosedur medis yang lebih menyeluruh, termasuk penggunaan teknologi pemindaian tingkat lanjut. Siti Fauziah mencatat masih rendahnya keberanian pegawai untuk ikut serta dalam program pemeriksaan tersebut sebelumnya.

"Saya juga mengajak Bapak dan Ibu sekalian untuk lebih berani melakukan pemeriksaan menyeluruh salah satunya dengan PET Scan. Kemarin, saat ada program tersebut, hampir tidak ada yang berani ikut kecuali saya sendiri. Padahal, prosedurnya tidak menakutkan dan jauh lebih akurat untuk memetakan kondisi fisik kita di masa depan," tutur Siti Fauziah.

Presiden Direktur Siloam Hospitals Group David Utama menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program SELANGKA atau Semangat Lawan Kanker. Program tersebut fokus pada upaya memerangi kanker payudara yang telah menjangkau puluhan ribu perempuan di berbagai wilayah tanah air.

"Banyak yang takut karena khawatir mengetahui penyakitnya. Padahal, sel kanker itu tidak akan hilang jika diabaikan. Justru dengan ditemukan lebih awal, tingkat penyembuhan akan sangat tinggi," tutur David Utama.

Founder Remedy Medical Service dr. Reza Maulana menambahkan pentingnya pergeseran pola pikir masyarakat dari sekadar mengobati menjadi mencegah. Menurutnya, teknologi medis saat ini sudah sangat mumpuni untuk mendeteksi gangguan kesehatan sebelum kondisinya memburuk.

"Kita terlalu sering menunggu gejala. Padahal, dengan teknologi medis saat ini, kita mampu bergerak lebih awal untuk mendeteksi dini sekaligus melakukan intervensi sebelum kondisi terlambat," tegas dr. Reza Maulana.

Kegiatan ini mencakup pemberian kuota pemeriksaan bagi 200 orang untuk kanker payudara dan 100 pemeriksaan abdomen melalui metode USG radiologi. Rangkaian acara juga diisi dengan edukasi kesehatan melalui diskusi panel untuk membangun budaya deteksi dini di lingkungan kerja.