SMAN 1 Sambas berhasil mengamankan posisi sebagai perwakilan Provinsi Kalimantan Barat dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat nasional setelah memenangi kompetisi tingkat provinsi di Kota Pontianak pada Sabtu (9/5/2026). Dilansir dari Detikcom, babak final nasional dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang.
Kemenangan sekolah tersebut diraih setelah unggul atas SMAN 1 Pontianak yang menduduki peringkat kedua dan SMAN 1 Sanggau di posisi ketiga. Kompetisi ini diikuti oleh sembilan sekolah terpilih melalui proses seleksi ketat di tingkat kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
| Juara I | SMAN 1 Sambas |
| Juara II | SMAN 1 Pontianak |
| Juara III | SMAN 1 Sanggau |
| Peserta Final | SMAN 3 Singkawang |
| Peserta Final | SMAN 1 Seponti |
| Peserta Final | SMA Santo Paulus Pontianak |
| Peserta Final | SMA Katolik Santo Paulus Pontianak |
| Peserta Final | SMA Katolik Santo Petrus Pontianak |
| Peserta Final | MAS Darussalam Sengkubang |
| Peserta Final | MAN 1 Sintang |
Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR Agun Gunandjar Sudarsa memberikan pengarahan kepada para peserta mengenai pentingnya pengembangan potensi diri yang positif. Beliau menekankan bahwa tantangan di era digital saat ini memerlukan karakter yang kuat dari setiap individu pelajar.
"Diusia ini, kalian rentan terhadap pengaruh buruk. Terutama era digital yang bisa menjerumuskan. Oleh karena itu teruslah belajar, karena pendidikan bukan semata hanya transfer ilmu tapi juga sikap dan karakter," kata Agun dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Agun menjelaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar berfungsi sebagai pemersatu bangsa untuk mencegah potensi perpecahan di tengah keberagaman Indonesia. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap pondasi negara sangat krusial dalam menghadapi arus globalisasi.
"Empat Pilar harus menjadi ruh bagi bangsa Indonesia. Di dalamnya terdapat Pancasila yang berfungsi sebagai landasan nilai yang menentukan arah moral dan nilai, UUD NRI 1945 sebagai kerangka hukum, NKRI ruang hidup yang harus dijaga dan bhineka tunggal ika adalah semangat pemersatu dari keragaman yang ada," ungkap Agun.
Dalam kesempatan tersebut, Agun juga mengingatkan generasi muda agar tetap waspada terhadap paparan nilai-nilai asing yang masuk melalui kemajuan teknologi. Jarak geografis tidak lagi menjadi batasan utama dalam tantangan masa kini.
"Karena itu Empat Pilar tidak cukup hanya dihafal. Tetapi harus mengakar hingga ke dalam hati nurani, dan diterapkan dalam kehidupan sehari hari," katanya.
Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada seluruh pemenang atas perjuangan mereka selama kompetisi berlangsung. SMAN 1 Sambas yang menyandang predikat juara diingatkan untuk terus belajar guna membawa nama baik daerah di tingkat pusat.
Pembukaan acara tersebut secara resmi dilakukan oleh Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA. Kegiatan turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Staf Ahli Gubernur Yosafat Triadhi Andjioe dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalbar Syarief Faisal Idahmawah Alkadri.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·