Perusahaan antariksa SpaceX resmi menandatangani kesepakatan kerja sama dengan perusahaan kecerdasan buatan Anthropic untuk pemanfaatan kapasitas komputasi pusat data Colossus 1 pada Rabu (6/5/2026). Dilansir dari Tekno, infrastruktur raksasa tersebut kini berada di bawah naungan SpaceX setelah perubahan identitas unit xAI menjadi SpaceXAI.
Kesepakatan ini memberikan akses bagi Anthropic ke pusat data yang ditenagai lebih dari 220.000 pengolah grafis (GPU) Nvidia. Fasilitas Colossus 1 memiliki daya listrik mencapai lebih dari 300 megawatt yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan model kecerdasan buatan.
Langkah ini menandai perubahan sikap signifikan dari Elon Musk yang sebelumnya dikenal vokal mengkritik Anthropic. Musk pernah melontarkan tuduhan bahwa perusahaan tersebut memiliki sentimen negatif terhadap peradaban Barat sebelum akhirnya mencapai kesepakatan ini.
"Saya menghabiskan banyak waktu minggu lalu dengan anggota senior tim Anthropic untuk memahami apa yang mereka lakukan agar Claude baik untuk kemanusiaan. Semuanya terlihat baik-baik saja bagi saya," tulis Musk melalui platform X.
Pihak Anthropic menyatakan bahwa tambahan daya komputasi ini akan berdampak langsung pada peningkatan layanan Claude bagi para pelanggan berbayar. Perusahaan segera mengumumkan perubahan kebijakan penggunaan teknis untuk beberapa layanan unggulan mereka mulai hari ini.
Melalui kerja sama tersebut, batas waktu penggunaan lima jam untuk Claude Code resmi digandakan oleh pihak perusahaan. Selain itu, pembatasan pada jam sibuk bagi pemegang akun Pro dan Max dihapus, serta terjadi peningkatan pada limitasi API Claude Opus.
Ekspansi infrastruktur ini melengkapi rangkaian kemitraan besar yang sebelumnya telah dijalin Anthropic dengan berbagai raksasa teknologi. Perusahaan tercatat memiliki komitmen hingga 5 gigawatt bersama Google, Amazon, dan Broadcom, serta investasi AI bersama Fluidstack.
Bagi SpaceX, kolaborasi ini diproyeksikan bakal memperkuat fundamental finansial perusahaan di tengah persiapan melakukan penawaran umum perdana atau IPO. Kedua belah pihak juga menyatakan ketertarikan untuk menjajaki pengembangan komputasi AI orbital di masa depan.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·