Steven Berghuis Kritik Performa Babak Kedua Ajax Kontra NAC Breda

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Gelandang Ajax Amsterdam Steven Berghuis melontarkan kritik tajam terhadap penurunan performa timnya pada babak kedua meski berhasil mengalahkan tuan rumah NAC Breda dengan skor 0-2 dalam lanjutan Eredivisie pada Sabtu, 25 April 2026 malam.

Kemenangan klub asal Amsterdam tersebut dipastikan melalui gol Oscar Gloukh dan aksi individu spektakuler Mika Godts sebelum jeda turun minum di Stadion Rat Verlegh. Namun, dominasi Ajax dilaporkan memudar drastis setelah memasuki paruh kedua pertandingan.

Steven Berghuis memberikan penilaian jujur terkait jalannya laga di mana timnya harus lebih banyak bertahan akibat tekanan dari tim lawan. Winger kanan tersebut menyoroti perbedaan kualitas permainan antara kedua babak yang sangat kontras.

"Di babak pertama kami sangat efektif dan memanfaatkan peluang dengan baik, tetapi babak kedua benar-benar buruk," kata Steven Berghuis, pemain Ajax.

Berghuis menambahkan bahwa penguasaan bola tim menjadi masalah utama pada 45 menit kedua. Ia merasa performa tersebut tidak sesuai dengan standar yang dipatok oleh Ajax musim ini.

"Kami tidak bisa lagi bermain sepak bola dan tidak bisa mempertahankan bola di dalam tim, itu bukan level yang ingin kami capai," ujar Steven Berghuis.

Perhatian kemudian beralih pada gol kedua yang dicetak oleh Mika Godts melalui giringan bola dari area pertahanan sendiri. Berghuis yang melihat tayangan ulang melalui ESPN membandingkan aksi rekan setimnya itu dengan gol legendaris Zlatan Ibrahimovic ke gawang NAC pada tahun 2004.

"Gol Ibrahimovic lebih bagus, haha," cetus Steven Berghuis sambil tersenyum.

Mantan pemain Feyenoord ini mengaku sudah merasakan aura istimewa saat Godts mulai menggiring bola melewati lawan. Ia memuji konsistensi pemain muda asal Belgia tersebut yang dinilai menjadi pilar krusial bagi kesuksesan Ajax sepanjang musim.

"Saya masih ikut berlari, tapi Anda tahu: saya tidak akan bisa mendapatkan bola itu jika dia sedang dalam performa seperti itu," kata Steven Berghuis.

Ia melanjutkan pujiannya dengan menekankan kontribusi besar sang pemain sayap dalam membantu tim meraih poin-poin penting di liga domestik.

"Dia menyelesaikannya dengan fantastis dan dia memang sedang menjalani musim yang luar biasa, dia sangat penting bagi kami," tutur Steven Berghuis.

Meski mengamankan tiga poin, Berghuis tetap tidak puas dengan cara Ajax merespons tekanan bola mati dan kegagalan dalam membangun serangan balik. Beruntung, lini pertahanan dan kiper Maarten Paes tampil gemilang menjaga kesucian gawang dari gempuran NAC Breda.

"Saat itu, kita harus menjaga umpan-umpan pertama dengan baik, dan itu sama sekali tidak berhasil. Untungnya, pertahanan kita solid dan Maarten (Paes, red.) melakukan beberapa penyelamatan penting," jelas Steven Berghuis.

Di akhir pernyataannya, Berghuis memberikan penghormatan kepada tim tuan rumah atas dukungan luar biasa dari para suporternya. Ia berharap NAC Breda dapat mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi Liga Belanda musim depan.

"Semoga NAC tetap bertahan di liga. Suasana di sana luar biasa dan saya menikmati malam ini di Breda," kata Steven Berghuis.