Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur (Jaktim) memasang stiker dan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) di sejumlah lokasi penjualan hewan kurban yang telah dinyatakan sehat dan layak jual menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
"Stiker ini menunjukkan bahwa hewan kurban di lokasi tersebut sudah diperiksa, kondisinya sehat, dan aman, sehingga masyarakat dapat membelinya," kata Kepala Satuan Pelaksana KPKP Kecamatan Duren Sawit Nur Hikmah di lokasi penjualan sapi Afau Breeder di Jalan Swadaya VII, RT 08/01, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis.
Pemasangan stiker itu dilakukan setelah melalui pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Stiker SKKH menjadi penanda hewan kurban di lokasi tersebut telah diperiksa petugas dan dipastikan dalam kondisi sehat.
Menurut Nur Hikmah, keberadaan stiker tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dalam memilih hewan kurban yang sudah terjamin kualitas kesehatannya.
Dia pun mengimbau warga agar membeli hewan kurban hanya di lokasi penjualan yang telah dipasangi stiker pemeriksaan kesehatan resmi dari Sudin KPKP Jakarta Timur.
"Saya mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lokasi yang telah dipasangi stiker pemeriksaan kesehatan dari Sudin KPKP Jakarta Timur agar kualitas dan kesehatan hewan lebih terjamin," tutur Nur Hikmah.
Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan vitamin kepada hewan kurban yang mengalami kelelahan akibat perjalanan jauh dari daerah asal.
Baca juga: DKI pastikan pelaksanaan kurban saat Idul Adha tertib dan higienis
Sementara itu, pemilik Afau Breeder Duren Sawit Ahmad Fauzi mengapresiasi pemeriksaan kesehatan yang rutin dilakukan pemerintah di lokasi usahanya itu.
Menurut dia, pemeriksaan dan pemasangan stiker kesehatan itu memberikan rasa percaya kepada pembeli terhadap kualitas sapi kurban yang dijual.
"Setiap tahun, kami memang berjualan sapi kurban di sini. Bahkan, pada hari biasa juga tetap berjualan karena ini kandang permanen milik kami," ucap Ahmad.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah membekali panitia kurban dengan sosialisasi penanganan dan pemotongan hewan kurban menjelang Idul Adha tahun ini.
"Sosialisasi penanganan dan pemotongan hewan kurban ini guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan sesuai syariat sekaligus memenuhi standar kesehatan," kata Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (6/5).
Fauzi menyoroti pentingnya tanggung jawab panitia kurban dalam menjaga amanah masyarakat. Ia pun mengingatkan seluruh proses penyembelihan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam agar ibadah kurban tidak hanya sah secara agama, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan.
Selain aspek kehalalan, kualitas daging atau prinsip thayyib juga menjadi perhatian utama. Fauzi berharap panitia kurban dapat memahami cara pemeliharaan hewan yang baik, mulai dari pemberian pakan hingga persiapan teknis sebelum penyembelihan.
Baca juga: Pemkot Jaktim bekali panitia kurban jelang Idul Adha 1447 H
Baca juga: Jelang Idul Adha, hewan kurban di Jakbar diberi vitamin anti-stres
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·