Stadion Tupras menjadi saksi aksi solidaritas pendukung Beşiktaş yang memberikan penghormatan bagi korban serangan sekolah di Şanlıurfa dan Kahramanmaraş saat laga perempat final Piala Turki melawan Alanyaspor pada Kamis, 23 April 2026.
Atmosfer emosional menyelimuti markas klub berjuluk Siyah-beyazlı tersebut sesaat sebelum pertandingan dimulai. Seluruh kursi penonton di stadion telah dipasangi bendera Turki untuk menciptakan visual patriotik di tribun.
Bertepatan dengan peringatan Hari Kedaulatan Nasional dan Anak-anak pada 23 April, sebuah bendera Turki berukuran raksasa dibentangkan di tribun Doğu Alt. Para pendukung menciptakan pemandangan visual yang megah dengan mengibarkan bendera di tangan mereka selama upacara seremonial berlangsung.
Fokus utama aksi ini ditujukan untuk mengenang para guru dan siswa yang menjadi korban dalam serangan di sekolah-sekolah wilayah Şanlıurfa dan Kahramanmaraş pada pekan sebelumnya. Para penggemar memastikan nama-nama korban tetap diingat melalui sorakan dari tribun penonton.
Suporter Beşiktaş menyerukan nama setiap guru dan siswa yang kehilangan nyawa dalam tragedi tersebut satu per satu secara berurutan. Aksi ini diikuti dengan nyanyian yang menggema di seluruh sudut stadion sebagai bentuk duka cita mendalam.
"Çocuklar ölmedi, kalbimizde yaşıyor" tegas para suporter dalam yel-yel yang mereka suarakan.
Slogan tersebut diteriakkan berulang kali guna menegaskan bahwa anak-anak yang menjadi korban tidak akan pernah mati dan tetap hidup di dalam hati mereka. Di sisi lapangan, pelatih Sergen Yalcin melakukan tiga perubahan susunan pemain inti setelah kekalahan 2-1 dari Samsunspor di liga domestik sebelumnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·