Produsen motor listrik mulai menghadirkan teknologi yang sebelumnya identik dengan mobil ke segmen roda empat. Salah satunya terlihat pada Omoway OMO-X yang mengusung suspensi double wishbone.
Head of Retail Omoway Indonesia, Okatomi, menjelaskan bahwa pada dasarnya motor dirancang untuk menunjang mobilitas harian dengan aspek utama keamanan dan kenyamanan.
“Karena namanya motor, kegunaannya ya sudah, untuk berkendara gitu kan, supaya apa? Lebih aman, lebih nyaman, dan juga lebih stabil,” ujar pria yang karib disapa Oka saat ditemui di acara Omoway di Bogor, Rabu, (13/5/2026).
Ia menyebut penggunaan suspensi tersebut masih jarang ditemui di sepeda motor. Biasanya teknologi ini hanya hadir pada kendaraan dengan harga tinggi atau kategori premium.
“Nah ini salah satunya kita menggunakan double wishbone suspension. Fitur suspensi ini hanya ada di motor yang harganya fantastis gitu,” kata Okatomi.
Menurutnya, struktur suspensi tersebut memiliki kemampuan meredam guncangan lebih baik dibandingkan sistem konvensional. Hal ini sangat terasa saat melintasi jalan berlubang atau kondisi permukaan yang tidak rata.
“Struktur ini ada di OMO-X. Fungsinya, salah satunya itu sudah pasti untuk meredam saat kita berkendara kalau ada lubang, kita diving,” jelasnya.
Ia mengeklaim, kemampuan redaman suspensi ini bisa mengurangi dampak guncangan hingga sekitar 50 persen dibandingkan motor dengan suspensi garpu teleskopik maupun swing arm biasa. Dengan begitu, pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan stabil.
Lebih lanjut, ia mengatakan perbedaan juga terasa saat melakukan manuver atau pengereman. Suspensi bekerja lebih optimal sehingga menjaga keseimbangan kendaraan.
“Saat berkendara dengan OMO-X, ketika manuver ke kiri dan ke kanan atau saat ngerem, pas ada lubang akan sangat terasa bedanya,” tuturnya.
Ia menambahkan, sistem double wishbone memiliki pembagian fungsi yang lebih spesifik dibandingkan suspensi konvensional. Hal ini membuat kerja masing-masing komponen menjadi lebih optimal tanpa saling mengganggu.
“Jadi masing-masing punya fungsi sendiri. Satu untuk meredam tekanan, satu lagi untuk mengatur arah belok, sehingga tidak saling mengganggu. Berbeda dengan suspensi konvensional yang semuanya menyatu dalam satu sistem,” tutupnya.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·