Tiga kelompok terbang perdana jamaah calon haji tiba di Arab Saudi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta (ANTARA) - Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah, Arab Saudi, pada Rabu, dengan layanan yang berjalan tertib dan lancar dalam operasional haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kloter 1 Embarkasi Yogyakarta (YIA) sebanyak 360 orang tiba pukul 06.20 Waktu Arab Saudi (WAS), disusul kloter 1 Embarkasi Jakarta–Pondok Gede (JKG) berjumlah 391 orang pada pukul 06.50 WAS, dan Kloter 1 Embarkasi Kualanamu (KNO) tiba pada pukul 10.00 WAS.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jamaah dapat merasakan layanan ini,” ujar Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kedatangan jamaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah disambut langsung oleh Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi Budi Agung Nugroho, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman, serta jajaran petugas lainnya.

Abdul Aziz mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam penerapan layanan Makkah Route yang mempercepat proses keimigrasian jamaah.

Makkah Route (Rute Makkah) merupakan layanan kerja sama strategis antara Imigrasi Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan seluruh proses keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, visa, dan bea cukai jamaah, dilakukan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia.

Dengan skema ini, setibanya di Arab Saudi tidak perlu lagi antre pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel.

Baca juga: Menhaj lepas kloter pertama jamaah haji Indonesia

Dubes menambahkan, pembagian kartu Nusuk sejak di tanah air turut mempermudah jamaah dalam menjalankan ibadah. Selain itu, apresiasi disampaikan kepada seluruh petugas di Madinah atas kesiapan dan kesigapan dalam menyambut jamaah.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar,” katanya.

Terkait akomodasi, jamaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel untuk meningkatkan kenyamanan. Pada kloter awal ini, jamaah menempati hotel di kawasan strategis pelataran Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite, yang berada dalam cakupan Sektor 1, sehingga memudahkan akses ibadah.

“Selama sekitar sembilan hari di Madinah, jamaah akan mendapatkan layanan penuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh proses kedatangan berjalan aman dan tanpa hambatan.

"Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujarnya.

Raut wajah jamaah yang turun dari bus tampak penuh kebahagiaan. Senyum dan rasa syukur terpancar, mencerminkan kebahagiaan dapat tiba di Kota Nabi. Mereka juga merasakan layanan yang semakin baik sejak dari embarkasi hingga tiba di Madinah.

Baca juga: Kemenhaj: Layanan haji embarkasi terapkan layanan "One Stop Service"

Pihak syarikah (perusahaan penyedia layanan) turut memberikan sambutan khas kepada jamaah sebagai bentuk penghormatan kepada tamu Allah. Suasana hangat yang menjadi ciri penyambutan di Madinah menambah kesan mendalam bagi jamaah di awal perjalanan ibadah mereka.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan transportasi udara haji tahun 2026 melibatkan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia yang melayani 277 kloter (sekitar 102.502 orang) dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines yang menangani 248 kloter.

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.