Tim Medis Imbau Jemaah Haji Cegah Kaki Melepuh di Arab Saudi

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Risiko kaki pecah-pecah hingga melepuh akibat paparan cuaca ekstrem di Arab Saudi mengancam kelancaran ibadah jemaah haji. Bahaya kesehatan ini muncul dipicu oleh hilangnya kelembapan kulit akibat kondisi udara yang sangat kering dan suhu permukaan jalan yang sangat tinggi, sebagaimana dilansir dari Cahaya.

Suhu permukaan aspal atau lantai di Tanah Suci dilaporkan dapat mencapai 60 hingga 70 derajat Celsius. Kulit yang kering membuat jemaah rentan mengalami luka bakar derajat dua dalam hitungan detik, serta memicu infeksi akibat masuknya kuman melalui celah kulit yang rusak.

Sebagai langkah mitigasi, jemaah disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan sudah biasa dipakai, memakai pelembap secara rutin sebelum menggunakan kaus kaki dan sebelum tidur, serta selalu membawa kantong sandal sendiri. Area rawan seperti pelataran masjid, terminal bandara, dan jalur aspal menuju Jamarat harus diwaspadai terutama pada pukul 10.00 hingga 16.00.

"Kondisi udara yang sangat kering dan panas di Saudi tidak hanya membuat kulit haus, tapi juga merusak elastisitas telapak kaki. Kaki yang pecah-pecah sangat rentan mengalami luka bakar atau melepuh saat terpapar suhu permukaan aspal/lantai yang bisa mencapai 60-70°C," jelas dr Fathi, dokter dari Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Bandara.

Dokter Muhammad Fathi Banna Al Faruqi juga melarang keras para jemaah untuk memaksakan diri berjalan tanpa pelindung kaki apabila kehilangan sandal di area masjid.

"Jika keluar masjid dan sandal hilang, jangan nekat berjalan di atas lantai yang panas. Segera hubungi petugas atau rekan untuk bantuan," tegas dr Fathi, dokter dari Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Bandara.

Apabila jemaah sudah terlanjur mengalami luka lepuh, tim medis mengimbau agar penanganan tidak dilakukan secara mandiri untuk menghindari risiko infeksi terbuka yang lebih parah.

“Jika kulit kaki sudah terlanjur melepuh, jangan pernah dipecahkan sendiri karena akan memicu infeksi terbuka. Segera lapor ke petugas kesehatan terdekat,” ujar dr Fathi, dokter dari Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Bandara.

Perlindungan terhadap bagian kaki menjadi poin krusial mengingat fungsinya sebagai penopang utama seluruh aktivitas fisik selama pelaksanaan rukun Islam kelima tersebut.

"Kaki adalah tumpuan utama dalam ibadah haji. Melindungi kaki berarti menjaga kelancaran rangkaian ibadah haji. Mencegah kaki dari pecah-pecah dan melepuh jauh lebih mudah daripada mengobatinya," pungkas dr Fathi, dokter dari Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Bandara.