Tingkat Kepercayaan Publik Terhadap Kabinet Takaichi Bertahan di Atas 59 Persen

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kabinet Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tetap stabil di atas angka 59 persen berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis pada Kamis, 16 April 2026. Meskipun terdapat sedikit fluktuasi angka dibandingkan bulan sebelumnya, posisi Takaichi masih tergolong tinggi dibandingkan para pendahulunya.

Data jajak pendapat bulanan Jiji Press menunjukkan dukungan publik berada di angka 59,1 persen, turun tipis 0,2 poin persentase dari bulan Maret. Sementara itu, survei yang dilakukan oleh lembaga penyiaran NHK mencatat angka yang lebih optimis, yakni sebesar 61 persen atau naik 2 poin persentase dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan laporan Jiji Press, sebanyak 28,3 persen responden mendukung Takaichi karena kualitas kepemimpinannya, sementara 20,2 persen menyatakan menaruh kepercayaan penuh pada sang Perdana Menteri. Sebaliknya, responden yang tidak mendukung kabinet turun 1,1 poin menjadi 19,2 persen, dengan alasan utama ketidakpastian sosok pengganti yang lebih layak.

Survei NHK yang dilakukan melalui telepon selama tiga hari sejak Jumat lalu memberikan rincian lebih mendalam mengenai kebijakan pemerintah. Sebanyak 31 persen pendukung menilai kabinet Takaichi mampu menyelesaikan berbagai program kerja, sementara 20 persen lainnya menaruh harapan besar pada efektivitas kebijakan yang dijalankan.

Namun, tantangan ekonomi tetap membayangi dengan tingginya kekhawatiran publik terhadap kenaikan harga minyak mentah. Sebanyak 43 persen responden menyatakan sangat khawatir terhadap dampak harga energi pada kehidupan sehari-hari, meski 75 persen responden secara total tetap menyetujui langkah pemerintah dalam mencari rute alternatif pengadaan minyak di luar Selat Hormuz.

Di sektor diplomasi, mayoritas masyarakat memberikan respon positif terhadap sikap pemerintah pasca kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. NHK melaporkan bahwa 65 persen responden mendukung langkah Jepang untuk terus melakukan upaya diplomasi melalui kerja sama dengan komunitas internasional guna menenangkan situasi global.

Jajak pendapat Jiji Press melibatkan 2.000 orang berusia 18 tahun ke atas dengan tingkat respons valid mencapai 58,8 persen. Di sisi lain, NHK menghubungi 2.882 orang dengan jumlah responden yang memberikan jawaban sebanyak 1.129 orang atau sekitar 39 persen dari total sampel.