Jakarta (ANTARA) - TNI AD memastikan pihaknya telah berhasil membangun 155 Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) dari target pembangunan 593 YTP di seluruh wilayah Indonesia.
"Proses pengembangannya berjalan secara bertahap dan berlanjut sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis.
Donny mengatakan saat ini pembangunan YTP memang menjadi salah satu program strategis TNI AD karena dapat bermanfaat untuk banyak hal. Beberapa manfaat utama, di antaranya membantu pembangunan ekonomi dan infrastruktur daerah hingga memperkuat pertahanan negara di wilayah.
Oleh karena itu, kata Donny, YTP sengaja dibangun di beberapa kabupaten atau kota di daerah, terutama di wilayah-wilayah perbatasan agar roda perekonomian desa dan pembangunan infrastruktur berjalan.
Hingga saat ini, lanjut Donny, TNI AD telah melakukan beberapa upaya untuk mengejar target pembangunan YTP, salah satunya dengan menyiapkan lokasi dan infrastruktur pendukung untuk menunjang pembangunan YTP.
"TNI AD secara bertahap sedang menyiapkan lahan dan sarana pendukung pembangunan YTP, sehingga proses pengembangannya dapat berjalan lebih optimal," kata Donny.
Donny berharap seluruh jajaran TNI AD dapat bersinergi dengan baik dalam menuntaskan target pembangunan YTP di seluruh Indonesia tahun ini.
Baca juga: Tak hanya bela negara, prajurit Yonif TP diminta berdayakan masyarakat
Baca juga: Lemhannas sebut kehadiran BTP dapat wujudkan Asta Cita presiden
Baca juga: KSAD ungkap rencana bentuk batalyon di Kalimantan dukung swasembada
Pewarta: Walda Marison
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·