Pembalap asal Turki, Toprak Razgatlioglu, berhasil mengamankan poin perdana dalam karier MotoGP miliknya setelah finis di posisi ke-15 pada balapan Grand Prix COTA di Austin. Pencapaian ini diraih di tengah upaya adaptasi Razgatlioglu terhadap karakter mesin V4 dan ban Michelin yang berbeda dari kompetisi sebelumnya.
Razgatlioglu menjadi pembalap Yamaha dengan hasil terbaik pada balapan tersebut setelah melewati rekan setimnya di Yamaha, Fabio Quartararo, pada putaran-putaran terakhir. Meskipun memulai balapan dari posisi ke-17, Razgatlioglu menunjukkan perkembangan konsisten dengan mencatatkan waktu putaran yang kompetitif dibandingkan para pembalap pabrikan lainnya.
Fabio Quartararo mengaku sangat terkesan dengan kemajuan yang ditunjukkan oleh juara dunia World Superbike tersebut sepanjang akhir pekan di Amerika Serikat. Quartararo menyoroti kemampuan Razgatlioglu dalam menjaga stabilitas performa hingga akhir balapan meski kondisi ban mulai menurun.
"Tüm hafta sonu çok hızlıydı, gerçekten çok etkilendim." puji Fabio Quartararo, Pembalap Yamaha.
Pembalap asal Prancis tersebut menambahkan bahwa gaya balap Razgatlioglu terlihat sangat mengalir dan menunjukkan adaptasi yang luar biasa dari karakteristik Superbike ke motor purwarupa MotoGP.
"Bence sürüş şekli ve gelişimi açısından harika bir performanstı." lanjut Fabio Quartararo, Pembalap Yamaha.
Quartararo juga menjelaskan bahwa perbedaan hasil di akhir balapan dipengaruhi oleh penurunan performa ban yang dialaminya pada lima putaran terakhir, sementara Razgatlioglu tetap konsisten.
"Benim yaşadığım sorun lastiğin son 5 turda çok fazla düşmesiydi, o ise daha istikrarlı kaldı." tambah Fabio Quartararo, Pembalap Yamaha.
Penilaian positif juga datang dari mantan pembalap Chaz Davies yang memprediksi bahwa Razgatlioglu akan segera menjadi standar acuan utama bagi Yamaha di masa depan. Davies meyakini potensi besar Razgatlioglu akan terlihat sepenuhnya pada musim depan seiring dengan perubahan regulasi ban.
"Geçen yıl oldukça iddialı bir yorum yapmıştım. Toprak’a yarım sezon veriyorum demiştim ve her zaman olmasa da genel olarak Yamaha’nın referans sürücüsü haline geleceğini söylemiştim. Bu benim tahminimdi." kata Chaz Davies, Mantan Pembalap WSBK.
Davies menegaskan bahwa kemampuannya untuk melewati pembalap sekelas Quartararo dalam kondisi motor yang sulit membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap elit di level tertinggi.
"Bunu açıkça belirtmekten çekinmiyorum çünkü yakın çevremdeki birkaç kişiye de söyledim. Onu bu seviyede görüyorum. MotoGP’deki herkes gibi Fabio Quartararo da inanılmaz bir sürücü ama Toprak da öyle ve bence onu geçecek." ujar Chaz Davies, Mantan Pembalap WSBK.
Meski puas dengan raihan poin, Razgatlioglu tetap bersikap realistis mengenai tantangan yang akan dihadapi pada seri berikutnya di Sirkuit Jerez. Ia mengakui bahwa sirkuit teknis tersebut menuntut gaya balap yang sangat berbeda dari yang biasa ia terapkan di World Superbike.
"Jerez’de neler olacağını göreceğiz çünkü Jerez gerçekten çok zor bir pist. GP motosikletiyle test yaptım ancak Superbike’a göre tamamen farklı bir sürüş stili gerekiyor. Virajlarda hızı daha fazla korumanız gerekiyor. Cuma günkü serbest antrenmanda göreceğiz. Umarım bu stile hızlıca uyum sağlayabilirim çünkü testte hâlâ Superbike tarzında sürüyordum. Yamaha da gelişim için çok çalışıyor ama ne zaman büyük bir ilerleme kaydedeceğimizi göreceğiz. Belki sezon ortasında, belki sonda, belki de gelecek yıl, bunu zaman gösterecek," ungkap Toprak Razgatlioglu, Pembalap MotoGP.
Terkait keberhasilannya mengalahkan pembalap utama Yamaha di Austin, Razgatlioglu menegaskan bahwa hasil tersebut belum cukup memuaskan bagi pabrikan karena jarak waktu yang masih terpaut jauh dari pemenang lomba.
"Quartararo’nun önünde bitirdim ama yine de birlikteyiz. Bu hoş bir durum değil çünkü Yamaha olarak arka sıralardayız. Evet, en iyi Yamaha oldum ama 25 saniye kaybettik. Bir puan aldım, bu güzel ama tüm Yamaha’lar adına yeterli değil. Sonraki yarışlarda neler olacağını göreceğiz," pungkas Toprak Razgatlioglu, Pembalap MotoGP.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·