TP PKK Pusat Dorong Penguatan UP2K dan Pemberdayaan Lansia di Lampung

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Pusat, Yane Ardian Bima Arya, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan pemberdayaan lansia. Langkah ini disampaikan saat kunjungan kerja di PKK Agropark, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (12/5), guna menunjang ketahanan ekonomi masyarakat.

Dilansir dari Detikcom, penguatan pembinaan UP2K dinilai krusial karena bersentuhan langsung dengan kondisi finansial keluarga. Yane menekankan pentingnya kemampuan bercerita atau storytelling bagi pelaku usaha agar produk lokal memiliki nilai tambah di pasar digital.

"Contoh, di Lampung ini budidaya pisang besar. Banyak dari pelaku UMKM, pelaku usaha itu membuat produk dari pisang, mau kripik atau pisangnya diapain. Jadi artinya produk kripik itu banyak banget, tapi yang laku adalah yang punya cerita di balik kripik pisang tersebut," kata Yane Ardian, Staf Ahli TP PKK Pusat.

Dalam tinjauan tersebut, Yane turut memberikan apresiasi terhadap pengelolaan PKK Agropark di Lampung Selatan. Fasilitas ini dianggap sebagai bukti nyata peran strategis kader PKK dalam mendukung program pembangunan pemerintah di tingkat daerah.

"PKK Agropark, namanya memang PKK, memang dikelola sama PKK ya, Masya Allah. Saya rasanya sudah cukup berkeliling ke seluruh Indonesia, memang lahan yang dikelola PKK sebesar ini baru ada di sini. Jadi ini memang luar biasa," puji Yane Ardian, Staf Ahli TP PKK Pusat.

Selain sektor ekonomi kreatif, fokus utama lainnya adalah memastikan kelompok lansia tetap produktif demi menjaga kualitas hidup. Pemerintah dan TP PKK bersinergi menghadirkan program khusus untuk menggerakkan kelompok usia senja tersebut.

"Siapa yang menggerakkan dan mengaktifkan para lansia selain keluarganya adalah pemerintah, melalui program-program yang ada di PKK. Jadi pemberdayaan lansia ini hal yang penting," ujar Yane Ardian, Staf Ahli TP PKK Pusat.

Yane menggarisbawahi bahwa daerah yang memprioritaskan lansia cenderung memiliki ketahanan ekonomi yang lebih stabil. Ia mencontohkan negara maju yang masih memberdayakan lansia pada sektor jasa transportasi dan layanan publik.

"Kalau kita ke bandara, misalnya kita ke Singapura, di bandara-bandara itu nenek-nenek, kakek-kakek itu masih diberdayakan, masih bisa bekerja," tambah Yane Ardian, Staf Ahli TP PKK Pusat.

Pada bagian akhir arahannya, Yane menyebut PKK sebagai motor sosial yang memiliki jangkauan luas hingga ke pelosok melalui 10 program pokoknya. Program tersebut mencakup aspek spiritual hingga finansial bagi jutaan kader di seluruh Indonesia.

"Jadi, ini apresiasi untuk kita semua dari kader PKK seluruh Indonesia, yang saat ini ada sekitar 6 juta lebih kader PKK," pungkas Yane Ardian, Staf Ahli TP PKK Pusat.