Transjakarta Kaji Kenaikan Tarif Setelah 21 Tahun Tidak Berubah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Transportasi Jakarta sedang melakukan kajian mendalam terkait rencana kenaikan harga tiket layanan bus Transjakarta yang tidak pernah berubah selama puluhan tahun. Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, memaparkan rencana tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi B DPRD Jakarta di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).

Kajian ini dilakukan mengingat besaran tarif saat ini masih bertahan di angka Rp 3.500 per perjalanan, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Nominal tersebut tercatat belum pernah mengalami penyesuaian sejak pertama kali ditetapkan pada tahun 2005 silam.

"Terkait dengan kenaikan tarif. Tentu ini menjadi domain eksekutif ataupun legislatif, tapi kami sudah melakukan kajian terkait dengan kenaikan tarif yang saat ini masih di Rp 3.500 dari tahun 2005 Pak, jadi kira-kira 21 tahun," kata Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta.

Peninjauan tarif ini juga didasari oleh perbandingan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jakarta. Welfizon memberikan ilustrasi mengenai kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta yang telah melonjak berkali-kali lipat dibandingkan harga tiket bus.

"Kalau kita lihat 2005 itu UMP-nya masih Rp 800.000, sekarang UMP kita sudah di Rp 6.000.000 kira-kira kenaikannya sudah 7-8 kali lipat, tapi tarif kita masih bertahan 21 tahun," ujar Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta.

Selain layanan dalam kota, manajemen perusahaan juga tengah mengevaluasi skema harga untuk rute penghubung dan akses bandara. Layanan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian harga setelah melewati masa pemantauan operasional tertentu.

"Termasuk juga saat ini kami juga sedang melakukan kajian terkait dengan tarif ke bandara dan juga Transjabodetabek," ucap Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta.

Evaluasi khusus dilakukan untuk rute menuju bandara yang sebelumnya telah beroperasi dengan tarif tertentu sebagai bagian dari program perkenalan. Welfizon menyebut pengumuman resmi mengenai tarif baru tersebut nantinya akan disampaikan langsung oleh pimpinan daerah.

"Karena seperti yang disampaikan Pak Gubernur untuk bandara ini adalah tarif uji coba selama 3 bulan sehingga saat ini kita sedang mempersiapkan tarif penyesuaian yang nanti akan disampaikan oleh Pak Gub secara resmi," kata Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta.