Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran sangat ingin segera mencapai kesepakatan di tengah konflik yang berlangsung.
"Harapannya dapat segera diselesaikan … Mereka [Iran] sangat ingin membuat kesepakatan," kata Trump kepada wartawan pada Kamis (30/4).
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan korban sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Pada 11 April, Iran dan Amerika Serikat menggelar pembicaraan di Islamabad, Pakistan, setelah Trump mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan.
Keesokan harinya, kepala delegasi AS, Wakil Presiden JD Vance, menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan tersebut.
Delegasi AS kembali ke negaranya tanpa menghasilkan terobosan. Meski tidak ada pengumuman dimulainya kembali permusuhan, AS kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Pekan lalu, Trump memperpanjang gencatan senjata untuk memberi Iran waktu mengajukan "proposal terpadu."
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Trump kaji opsi serangan militer baru terhadap Iran
Baca juga: Tolak proposal Iran, Trump pertahankan blokade AS di Selat Hormuz
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·