PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Selasa akan melakukan pembicaraan panjang dengan Presiden Cina Xi Jinping tentang perang di Iran selama kunjungannya ke Beijing pada pekan ini. Namun, Trump menegaskan tidak membutuhkan bantuan Xi.
“Saya rasa kami tidak membutuhkan bantuan apa pun terkait Iran. Kami akan memenangkannya dengan satu atau lain cara, secara damai atau sebaliknya,” kata Trump kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih menuju Cina seperti dilansir Al Arabiya.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Trump kemudian mengatakan kepada wartawan: “Kami memiliki banyak hal untuk dibahas. Sejujurnya, saya tidak akan mengatakan Iran adalah salah satunya, karena kami telah mengendalikan Iran dengan sangat baik.”
Para pemimpin dua ekonomi terbesar di dunia akan mengadakan pembicaraan tatap muka pertama mereka dalam lebih dari enam bulan. Keduanya mencoba menstabilkan hubungan yang tegang akibat perdagangan, perang AS-Israel dengan Iran, dan perselisihan lainnya.
Trump menuju Cina di tengah perang Iran yang belum terselesaikan dengan negosiasi diplomatik untuk mengakhirinya yang menemui jalan buntu. Beijing mempertahankan hubungan dengan Iran dan tetap menjadi konsumen utama ekspor minyaknya.
Trump telah mengandalkan Cina untuk menggunakan pengaruhnya guna mendorong Teheran untuk mencapai kesepakatan dengan Washington. AS berharap konflik yang dimulai oleh serangan gabungan dengan Israel terhadap Iran pada akhir Februari dapat segera berakhir.
Presiden Republikan itu dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu 13 Mei 2026, menjelang pembicaraan yang akan berlangsung pada Kamis dan Jumat. Ini akan menjadi kunjungan pertamanya ke Cina sejak 2017.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·