Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ketidakpuasannya terhadap proposal baru negosiasi damai yang diajukan Iran, Jumat (2/5).
Iran telah menyampaikan rancangan negosiasi damai kepada mediator Pakistan sejak Kamis (30/4). Belum terungkap detail isi proposal yang disampaikan Iran.
Trump dalam pernyataan resminya menyalahkan buntunya perundingan sepenuhnya pada Iran. Ia menilai saat ini Iran sedang menghadapi krisis kepemimpinan.
“Saya tidak senang dengan apa yang mereka tawarkan saat ini,” ucap Trump seperti dikutip dari AFP.
“Apakah kita ingin langsung menghancurkan mereka dan menghabisi mereka selamanya, atau kita ingin mencoba membuat kesepakatan? Saya lebih memilih untuk tidak mengambil pilihan pertama atas dasar kemanusiaan,” sambungnya.
Adapun konflik antara Iran melawan AS yang didukung Israel pecah sejak Februari lalu. Hal itu bermula dari serangan mendadak AS-Israel ke Iran.
Sejak serangan tersebut, baru satu kali perundingan langsung digelar antara AS dan Iran. Namun, perundingan pertama itu berujung kegagalan.
Sementara itu, Kepala Peradilan Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, menekankan bahwa negaranya tidak pernah menghindari upaya negosiasi.
Ejei menegaskan bahwa Iran tidak menolak negosiasi, tetapi juga tidak menerima pemaksaan syarat-syarat damai. Meski demikian, ia memastikan Iran akan berupaya menghindari pecahnya konflik.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·