UAS Ajak Masyarakat Rokan Hilir Jaga Kondusivitas Usai Demo Narkoba

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Ustadz Abdul Somad (UAS) mengajak masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) untuk menjaga kondusivitas pasca demonstrasi terkait masalah narkoba. Imbauan ini disampaikan UAS dalam sebuah rekaman video pada Senin (13/4/2026), yang kemudian diterima oleh wartawan.

UAS mengharapkan situasi di Rokan Hilir segera kondusif dan meminta masyarakat mempercayakan penanganan hukum terhadap pelaku narkoba kepada pihak berwajib. Ia juga menyoroti pentingnya menjaga perdamaian dan ketenteraman di tengah berbagai permasalahan.

Sebelumnya, warga Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rohil, telah mengadakan deklarasi damai. Mereka berkomitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan bekerja sama memberantas narkoba, serta menolak segala bentuk provokasi konflik sosial.

"Saya melihat beberapa video yang sampai ke kami, mudah-mudahan keadaan kondisi segera kondusif, kita serahkan ke pihak berwajib yang sudah turun dari Polda Riau, Bapak Wakapolda, Bapak Kapolres, Bapak Bupati dan Wakil Bupati beserta para pejabat," ujar UAS.

UAS menekankan pentingnya filosofi Islam yang membawa rahmat bagi alam semesta. Menurutnya, menjaga ketenteraman adalah bagian dari tanggung jawab bersama umat.

"Mari kita jaga lagi kedamaian, ketenteraman, kondusif. Mudah-mudahan segala kemunkaran ini segera berakhir," kata UAS.

Dalam kesempatan tersebut, UAS mendoakan agar konflik yang terjadi dapat segera selesai dan menjadi pembelajaran untuk masa depan Rokan Hilir yang lebih baik. Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga kondusivitas dalam suasana aman dan damai.

Pernyataan UAS ini diharapkan dapat membantu meredakan ketegangan di masyarakat dan mempererat sinergi antara warga dan aparat kepolisian dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.

Deklarasi damai yang dilakukan warga Panipahan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari Polda Riau dan pemerintah daerah. Brigjen Hengki Haryadi, Wakapolda Riau, menyampaikan komitmen Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan terhadap pemberantasan narkoba.

"Bahwa permasalahan narkoba ini adalah permasalahan bersama dan ini menjadi atensi khusus daripada Kapolda Riau, 'zero tolerance' terhadap narkoba ini," kata Hengki, yang dikutip dari Detikcom.

Hengki menjelaskan bahwa narkoba yang beredar di wilayah Riau sebagian besar berasal dari luar negeri. Kapolda Riau memberikan perhatian penuh terhadap masalah ini, bahkan tidak mentolerir keterlibatan oknum anggota dalam kasus narkoba.

Sebagai respons terhadap demo warga, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan telah mencopot Kapolsek Panipahan, AKP Robiansyah, dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan, Aipda Rahmat Ilyas. Langkah ini diambil karena dinilai jajaran Polsek belum mampu menjaga kondusivitas wilayah secara optimal.