Universitas Respati Yogyakarta resmi mengukuhkan sebanyak 285 wisudawan dalam Wisuda Program Sarjana, Magister, dan Angkat Sumpah Profesi Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis, 21 Mei 2026.
Prosesi yang berlangsung di Ballroom Indraprasta, Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta ini meluluskan mahasiswa dari 13 program studi. Para lulusan berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, serta Program Magister Kesehatan Masyarakat.
Dari total lulusan tersebut, terdapat 94 wisudawan program sarjana, 3 wisudawan pascasarjana, dan 18 wisudawan profesi yang berhasil meraih predikat Cumlaude. Rektor UNRIYO menekankan pentingnya kemampuan adaptasi bagi para lulusan baru ini.
“Keberhasilan lahir dari kerja tim, jejaring, dan kemampuan berbagi. Jadilah pribadi yang rendah hati, mau mendengar, dan menghargai perbedaan,” kata Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH, Sp.KKLP., Rektor UNRIYO saat memberikan pesan kepada para wisudawan.
Hari juga menegaskan bahwa tantangan menjadi profesional di era saat ini tidak mudah, sehingga lulusan wajib berpikir kritis serta sistemik.
Apresiasi terhadap capaian akademik dan non-akademik UNRIYO juga datang dari LLDIKTI Wilayah V DIY. Lembaga tersebut menyoroti inklusivitas UNRIYO yang menyalurkan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan beasiswa internal.
“Baru-baru ini prestasi UNRIYO telah meraih 11 proposal yang lolos hibah Kemdiktisaintek tahun 2026, dibandingkan dengan kampus lain maka UNRIYO menempati 15 besar perguruan tinggi swasta di LLDIKTI wilayah 5,” terang Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY.
Setyabudi menambahkan bahwa UNRIYO ditargetkan mampu meningkatkan mutu program studinya secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
“Selain itu juga semoga tidak sampai tahun 2028 prodi-prodi di UNRIYO bisa lebih 50% yang terakreditasi unggul,” lanjut Setyabudi.
Melalui sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah V DIY ini turut menitipkan tiga pesan utama bagi para lulusan agar mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak nyata.
“Jadilah pembuka jalan melalui inklusivitas, jadilah solusi bagi bangsa melalui kolaborasi, dan berhenti menjadi pengguna, mulailah menjadi pencipta,” pesan Setyabudi.
Pihak yayasan juga menyatakan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
“Yayasan terus mendorong transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan nilai luhur bangsa,” ujar Tiwi Nurhastuti, SE., M.Kom., Ketua Yayasan Pendidikan Respati.
Tiwi memaparkan sejumlah capaian mutu pendidikan UNRIYO, termasuk akreditasi Unggul dari LAM-PTKes untuk beberapa program studi. Prestasi terbaru pada tahun 2026 diraih oleh Program Studi Teknik Elektro yang sukses mendapatkan predikat Unggul dari LAM Teknik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·