Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, memberikan apresiasi atas performa timnya meski harus tersingkir dari babak semifinal Liga Champions setelah menelan kekalahan agregat 5-6 dari Paris Saint-Germain (PSG). Kegagalan menembus babak final tersebut dilaporkan menjadi evaluasi besar bagi raksasa Jerman tersebut.
Dilansir dari Medcom, kekalahan tipis ini dianggap Kompany sebagai bukti bahwa Bayern Munchen telah berada di jalur yang benar untuk bersaing di level tertinggi. Ia menegaskan bahwa pencapaian timnya tetap layak mendapat pujian karena mampu memberikan perlawanan sengit terhadap klub yang ia nilai sebagai kekuatan utama di Benua Biru.
Kompany menilai pengalaman menghadapi PSG dalam beberapa pertemuan terakhir menunjukkan kualitas kompetisi yang sangat ketat. Berdasarkan catatannya, Bayern telah bertemu PSG sebanyak lima kali dengan hasil yang cukup berimbang, yakni mengemas dua kemenangan, dua kekalahan, dan satu hasil imbang.
"Liga Champions telah usai bagi kami, tapi akan ada lebih banyak momen, lebih banyak kesempatan, dan juga motivasi yang hebat bagi saya," tutur Kompany di situs resmi klub.
Mantan pemain Manchester City tersebut juga memberikan pengakuan terhadap kualitas skuat asuhan Luis Enrique yang tampil konsisten dalam dua musim terakhir. Ia tidak ragu menyebut rivalnya itu sebagai tim dengan kualitas pemain yang luar biasa di kancah Eropa.
"Kedua tim bermain di level yang sangat, sangat tinggi. PSG punya begitu banyak kualitas, mereka mungkin tim terbaik di Eropa dalam dua tahun terakhir," ulas Kompany.
Setelah memberikan selamat kepada pihak lawan, Kompany langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan tim pada kompetisi musim depan. Ia bertekad membawa Die Roten kembali lebih kuat dan menjadikan kegagalan musim ini sebagai bahan bakar semangat baru bagi seluruh elemen klub.
"Kami menghadapi mereka lima kali, menang dua kami, kalah dua kali, dan imbang sekali. Kami telah melakukan segalanya, tapi saya harus katakan selamat kepada PSG namun kami akan mencoba lagi," tutup Kompany.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·