Jakarta -
Karipap buatan warga binaan Penjara Kajang, Malaysia viral dan diburu pembeli. Di balik renyahnya camilan ini, tersimpan kisah pembinaan penuh harapan.
Di balik tembok tinggi dan penjagaan ketat Penjara Kajang di Malaysia, ternyata ada aroma gurih karipap yang setiap hari diburu banyak orang.
Karipap atau curry puff adalah camilan pastry gurih khas Malaysia yang mirip pastel. Kulitnya renyah dengan isian kari kentang, ayam, daging sapi, atau kambing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan sekadar camilan biasa, 'karipap pusing' buatan warga binaan di penjara ini justru viral di media sosial hingga membuat banyak orang penasaran ingin mencicipinya langsung.
Viral! Orang Rela 'Masuk Penjara' demi Cicip Karipap Warga Binaan Foto: NST Online/Instagram
Popularitas karipap tersebut kembali mencuat setelah seorang pengguna Threads bernama @Kikinnnb_ bertanya apakah masyarakat umum diperbolehkan masuk ke area Penjara Kajang hanya untuk membeli karipap viral itu.
Ia juga menanyakan apakah pengunjung perlu membuat janji terlebih dahulu sebelum datang.
Pertanyaan sederhana itu rupanya menarik perhatian banyak netizen, apalagi setelah akun resmi Jabatan Penjara Malaysia memberikan jawaban santai yang mengundang tawa.
Dalam balasannya, pihak penjara menjelaskan bahwa masyarakat bisa langsung datang ke Kajang Prison dan memberi tahu petugas jaga bahwa mereka ingin menuju Prismart Kajang Prison untuk membeli karipap kari kambing.
Karipap buatan warga binaan penjara di Malaysia. Foto: NST Online/Instagram
"Bisa langsung masuk ke Penjara Kajang dan beritahu petugas di pos jaga kalau ingin ke Prismart Kajang Prison membeli karipap kari kambing," tulis mereka.
Pihak penjara juga menyisipkan candaan, "Kalau karipapnya enak, jangan terlalu disebarluaskan, nanti tidak kebagian."
Balasan ringan itu membuat publik semakin penasaran dengan rasa karipap penjara yang disebut-sebut selalu habis terjual hampir setiap hari.
Karipap ini dikenal sebagai 'karipap pusing' karena bentuk kulit pastry-nya berlapis spiral dan teksturnya renyah saat digigit.
Isiannya juga melimpah, mulai dari kentang, ayam, sapi, hingga kari kambing yang paling banyak diburu pembeli.
Karipap buatan warga binaan penjara banyak diborong pengunjung. Foto: NST Online/Instagram
Karipap pusing Penjara Kajang ini juga disebut punya harga terjangkau. Satu buahnya dibanderol sekitar Rp 42.000-Rp 58.000.
Banyak netizen mengaku varian kari kambing jadi yang tersulit didapat karena jumlahnya terbatas dan peminatnya terlalu banyak.
Kolom komentar pun dipenuhi gurauan. Ada yang bercanda rela "masuk dua atau tiga tahun ke Penjara Kajang" demi mempelajari resep rahasia karipap tersebut.
Ada juga yang menyebut camilan ini layak mendapat penilaian Michelin karena terlalu terkenal.
Namun di balik viralnya karipap itu, banyak netizen melihat sisi kemanusiaan yang menyentuh.
Program masak dan produksi makanan di penjara dianggap memberi kesempatan bagi warga binaan untuk belajar keterampilan baru sekaligus membangun harapan setelah bebas nanti.
Selain karipap, pengunjung juga bisa membeli aneka produk hasil karya warga binaan lain seperti makanan beku, kain batik, dan songket tenun di Prismart serta galeri My Pride.
(raf/adr)
49 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·