Walter Tomada Meluncurkan Buku Peringatan Gempa Friuli di Lugano

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Penulis Walter Tomada dijadwalkan mempresentasikan buku berjudul La faglia dentro – Cosa resta del 6 maggio 1976 di Konsulat Jenderal Italia di Lugano, Swiss, pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 18.00 waktu setempat.

Karya yang diterbitkan oleh Biblioteca dell’Immagine ini menandai peringatan 50 tahun bencana gempa bumi Friuli dengan mengeksplorasi memori kolektif serta identitas masyarakat yang berubah drastis akibat peristiwa tersebut.

Dalam narasi bukunya, Tomada menyoroti peran krusial solidaritas masyarakat Swiss yang segera mengirimkan bantuan setelah bencana terjadi pada tahun 1976. Penulis menjelaskan bahwa para migran Friuli di Swiss kala itu menginisiasi gerakan kemanusiaan yang masif.

"Allora gli emigranti friulani avevano dato vita ad una raccolta di poesie, tradotta in tutte le lingue del Paese e intitolata “L’Orcolat” (è il termine che indica il “mostro” sotterraneo che secondo la leggenda friulana provoca i terremoti, ndr.), grazie alla quale è stata avviata, da parte del Fogolâr Furlan di Ginevra e di quello del Canton Ticino (“Tissin”), un’enorme raccolta di fondi e di beni" jelas Tomada.

Upaya bantuan tersebut terdokumentasi dengan baik melalui berbagai arsip visual yang menunjukkan pengiriman logistik dari Swiss ke wilayah terdampak di Italia.

"Ci sono delle foto bellissime sia delle cene sia dei convogli pieni di materiale di ogni genere, dal vestiario alle stelle, che si organizzavano al tempo in Swiss per aiutare le comunità friulane: un fiume di solidarietà che non si può affatto dimenticare" tambah Tomada.

Kegiatan di Lugano ini juga akan dihadiri oleh mantan Duta Besar Swiss untuk Italia, Bernardino Regazzoni, dan jurnalis Gino Driussi yang merupakan saksi sejarah jembatan solidaritas tersebut.

"Gino al tempo del terremoto è stato attivissimo nella realizzazione di quel “ponte” solidale tra i friulani di Svizzera e il Friuli, favorendo ora l’iniziativa della doppia presentazione del mio libro" tambah Tomada.

Partisipasi Driussi menjadi simbol hubungan erat antara para migran dan tanah kelahiran mereka yang tetap terjaga meskipun telah berpuluh tahun menetap di Swiss. Penulis menegaskan bahwa acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada pihak yang telah membantu proses rekonstruksi fisik maupun sosial di Friuli.

"A livello di emozioni – ci tiene a evidenziare l’autore del libro – sarà un’occasione bellissima per “restituire” in parte ciò che abbiamo ricevuto, un segno di gratitudine che abbiamo bisogno di testimoniare per il sostengo e i tanti aiuti che ci sono stati dati" kata Tomada.

Rangkaian acara peluncuran buku ini juga dimeriahkan oleh konser pemain harpa Emanuela Battigelli dan jamuan makan malam khas Friuli. Setelah agenda di Lugano, Tomada dijadwalkan melanjutkan presentasi bukunya di Fogolâr Furlan di Jenewa pada 4 Juni 2026.