Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti mengajak para perempuan pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk lebih berdaya saing dan bisnisnya naik kelas melalui pemanfaatan platform perdagangan digital.
“Tentunya dengan berjalannya waktu, dengan berbagai inovasi, tentunya pelaku usaha harus beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Saat ini semakin go digital, di mana semuanya bisa dijual secara online, secara real time,” kata Wamendag Roro di Jakarta, Rabu.
Lebih lanjut, Roro mengatakan perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam roda perekonomian Indonesia. Ia menggarisbawahi sebanyak lebih dari 60 persen dari penggerak UMKM di dalam negeri merupakan perempuan.
“Jadi tentunya dengan perempuan yang berdaya harapannya bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan,” ujar dia.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membantu UMKM perempuan adalah dengan menjalin kolaborasi bersama para pemangku kepentingan terkait, termasuk platform perdagangan digital Tokopedia dan TikTok Shop.
Roro mengatakan, kolaborasi dengan tajuk “Waktunya Start Jualan Nyaman Spesial Hari Kartini” ini dibuat dalam bentuk pelatihan desain produk hingga pemasaran menggunakan fitur-fitur di kedua platform perdagangan berbasis teknologi digital itu.
“Semoga kolaborasi ini bisa mendukung apa yang selama ini menjadi program-program utama Kementerian Perdagangan, khususnya dalam pengamanan pasar dalam negeri, peluasan pasar internasional hingga bagaimana produk-produk lokal bisa semakin diminati oleh pasar internasional juga,” kata Wamendag.
Sementara itu, Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto mengatakan pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM perempuan tak hanya meningkatkan daya saing, tapi juga mendorong sisi kreativitas dan inovasi dalam produk, konten pemasaran, hingga peningkatan bisnis.
“Kita juga terus harus memanfaatkan era teknologi ini atau era digital itu untuk terus bertumbuh,” kata Vonny.
“Tokopedia dan TikTok Shop berkomitmen akan terus membantu para pelaku UMKM dan juga para kreator atau afiliasi untuk terus bertumbuh di platform kita dan akhirnya semuanya itu bisa naik level atau naik kelas,” imbuhnya.
Baca juga: HIPMI Womenpreneur dorong UMKM perempuan jadi motor ekonomi digital
Baca juga: Bappenas: RI ingin bangun para pengusaha perempuan yang berdaya saing
Baca juga: Pertamina gelar Program PFpreneur untuk kemandirian UMKM perempuan
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·