Mataram (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram memetakan kesiapan perusahaan-perusahaan lokal di Nusa Tenggara Barat yang siap melakukan penawaran umum saham perdana kepada publik atau initial public offering (IPO).
Kepala BEI Mataram Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana mengatakan IPO dapat menjadi satu solusi dalam mendapatkan tambahan modal untuk pengembangan usaha.
"Beberapa perusahaan lokal sudah ada yang tertarik untuk IPO," ujar dia saat ditemui di Mataram, NTB, Rabu.
Ngurah mengatakan, pihaknya aktif melakukan pendampingan terhadap perusahaan-perusahaan lokal di Nusa Tenggara Barat (NTB), termasuk memperkenalkan siapa saja calon penjamin emisi atau underwriter.
Keterbatasan penjamin emisi yang berkantor di daerah menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan-perusahaan lokal untuk melantai di bursa nasional.
"Kami perkenalkan dengan beberapa referensi calon underwriter. Di NTB tidak ada underwriter, sehingga harus ke pusat (Jakarta)," ucap Ngurah.
BEI Mataram membagi perusahaan-perusahaan lokal tersebut ke dalam beberapa tingkatan atau tier mulai dari perusahaan yang sudah sangat siap hingga perusahaan yang masih membutuhkan banyak pembenahan.
Perusahaan lokal yang masuk kategori tier I secara umum telah beroperasi dalam waktu lama, memiliki pendapatan yang stabil dan laporan keuangan diaudit oleh kantor akuntan publik.
"Kalau hitungan kami di bawah 10 perusahaan yang masuk klasifikasi tier I. Jumlahnya tidak banyak," papar Ngurah.
Lebih lanjut dia menyampaikan beberapa perusahaan lokal yang berminat IPO sejauh ini masih mempertimbangkan waktu yang tepat untuk melepaskan sebagian kepemilikan saham mereka kepada masyarakat melalui bursa saham.
Ngurah enggan mengungkap identitas perusahaan lokal yang berminat melakukan IPO tersebut mengingat jumlah perusahaan yang terbatas di NTB, sehingga berpotensi mudah teridentifikasi.
"Dari sisi keyakinan perusahaan bahwa IPO pilihan, itu sudah ada. Tinggal masalah waktu saja, mereka masih wait and see," pungkas dia.
Baca juga: BEI bangun literasi investasi pasar modal untuk pekerja migran di NTB
Baca juga: BEI: Generasi Z dan milenial mendominasi jumlah investor saham di NTB
Baca juga: Reformasi pasar modal dorong minat IPO, 15 perusahaan dalam antrean
Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·