Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut industri menyambut baik aturan pelabelan nutri level pada kemasan minuman siap saji. Menurutnya, dari awal pembuatan regulasi, mereka sudah dilibatkan.
“Itu kan baru apa namanya, belum mandatoris. Tapi (sifatnya) imbauan. Sampai saat ini sih industri pasti akan ikut. Karena pembahasannya juga mengikutsertakan industri, enggak cuma otoritas kesehatan aja,” ucap Dante di Kantor Kemenkes, Jakarta pada Kamis (23/4).
Ia pun mengklaim industri senang dengan pemberlakuan label nutri level ini.
"Udah dari dua tahun yang lalu kita bahas ini bersama industri, dan ternyata industri happy-happy aja,” ucap Dante.
Katanya, banyak industri yang sudah melakukan hal serupa di negara lainnya.
“Banyak industri-industri multinasional yang juga sebenarnya melakukan hal ini di beberapa negara, dan itu hasilnya bagus,” tandasnya.
Adapun dalam sistem ini, industri minuman siap saji diminta menampilkan tingkat kandungan gula, garam, dan lemak dalam bentuk kategori yang mudah dipahami. Sehingga konsumen bisa cepat menilai kualitas gizi suatu produk tanpa harus membaca tabel informasi gizi yang lebih kompleks.
Kebijakan ini ditujukan untuk menekan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi, serta masih diterapkan secara bertahap.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·