Wamenlu: RI punya modal kuat hadapi kompleksitas geopolitik dunia

Sedang Trending 30 menit yang lalu
Saya percaya kekuatan terbesar Indonesia terletak pada resiliensi.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno menegaskan Indonesia mampu menghadapi kompleksitas dan tantangan dunia di masa kini dengan modal kuat berupa politik luar negeri bebas aktif serta pengalaman historis yang berharga.

Saat menyampaikan materi kuliah tamu Departemen Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia, Depok, Senin, dia mengatakan Indonesia dapat menjaga pembangunan nasional di tengah konflik geopolitik masa lalu, sehingga semakin siap menghadapi dunia yang semakin dinamis.

"Hari ini, Indonesia justru jauh lebih siap. Kita memiliki sumber daya yang lebih kuat, kapasitas ekonomi yang lebih baik, dan teknologi yang berkembang," kata Havas.

Dia juga menyampaikan Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi kompleksitas geopolitik global sejak merdeka dan berhasil bertahan hingga kini.

Indonesia pun dapat mengelola hubungan diplomatik dalam situasi Perang Dingin, di mana negara adidaya saling berebut kepentingan, ditambah konflik ideologi dan dinamika geopolitik yang rumit.

Baca juga: Wamenlu: UNCLOS tetap relevan, fokus kini pada penegakan

Dengan keberhasilan menjaga politik bebas aktif sebagai modal nasional di tengah kondisi geopolitik yang dinamis, Havas meyakini Indonesia mampu menjaga kepentingan dan posisinya di kancah internasional.

Lebih lanjut, dia menilai Indonesia memiliki kekuatan besar terhadap daya tahan sosial dan kemampuan menjaga persatuan di tengah keberagaman, sehingga tidak terpecah saat menghadapi konflik besar di tingkat nasional dan dapat menjadi contoh bagi dunia.

Havas juga menyinggung pengalaman Indonesia, yang mampu pulih dari krisis ekonomi 1998 hingga berbagai konflik sosial setelahnya, sebagai bukti resiliensi bangsa.

"Saya percaya kekuatan terbesar Indonesia terletak pada resiliensi. Kita pernah menghadapi krisis ekonomi 1998, konflik sosial di berbagai daerah, dan beragam tantangan kebangsaan; tetapi Indonesia tetap berdiri," ujarnya.

Dukungan konsisten dari akademisi dan para ahli, katanya, juga membantu Pemerintah Indonesia dalam memikirkan berbagai persoalan global secara lebih matang.

Baca juga: Wamenlu: RI bersaing dalam kepercayaan di tengah ketidakpastian global

Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.