WhatsApp Uji Coba Fitur Pesan Sambutan Otomatis di Grup

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kebiasaan pengguna di Indonesia saat bergabung ke dalam grup baru sering kali diawali dengan salam perkenalan yang khas. Namun, rasa canggung kerap muncul karena anggota baru belum memahami konteks pembicaraan yang sedang berlangsung.

Untuk mengatasi kendali tersebut, dilansir dari Tekno, platform pesan instan milik Meta ini sedang mengembangkan fitur pesan sambutan atau greeting message otomatis. Fitur ini dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman pengguna di dalam Grup WhatsApp (WAG).

Temuan ini pertama kali muncul pada pembaruan WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.19.2. Inovasi tersebut hadir sebagai solusi praktis bagi para pengguna yang sering kali mengabaikan kolom deskripsi grup saat baru bergabung.

Meskipun setiap grup memiliki deskripsi yang dibuat oleh pengelola, informasi penting tersebut sering terlewatkan. Pengguna cenderung langsung fokus pada deretan pesan masuk di ruang obrolan daripada memeriksa detail profil grup.

Melalui fitur pesan sambutan otomatis ini, teks pengantar singkat akan langsung muncul di layar secara otomatis saat seseorang masuk ke grup. Hal ini membantu anggota baru memahami tujuan komunitas dengan lebih cepat tanpa harus menebak konteks.

Nantinya, pengaturan untuk mengonfigurasi pesan sambutan ini akan ditempatkan di dalam layar izin grup atau group permissions. Admin memiliki kendali penuh untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini sesuai dengan kebutuhan masing-masing grup.

Fitur pesan sambutan ini bersifat opsional dan tidak akan aktif secara otomatis secara bawaan. Artinya, pesan sambutan hanya akan muncul jika admin memilih untuk menyetel teksnya secara manual melalui pengaturan yang tersedia.

Konsistensi Pesan dalam Pengelolaan Grup

Hal menarik lainnya adalah meski sebuah grup dikelola oleh beberapa admin sekaligus, grup tersebut hanya diizinkan memiliki satu pesan sambutan utama. Kebijakan ini diambil untuk menjaga konsistensi informasi yang diterima oleh setiap anggota baru.

Teks tersebut dapat dirancang secara personal, misalnya berisi undangan bagi pendatang baru untuk memperkenalkan diri. Dengan demikian, interaksi antar anggota di dalam komunitas diharapkan dapat terjalin lebih hangat dan terorganisir sejak awal.

Kehadiran fitur ini melengkapi upaya WhatsApp sebelumnya dalam meningkatkan kenyamanan pengguna baru melalui fitur "Catch Up". Pada Februari lalu, WhatsApp juga telah memperkenalkan kemampuan untuk membagikan riwayat obrolan kepada anggota yang baru masuk.

Fitur riwayat tersebut memungkinkan pengguna baru membaca antara 25 hingga 100 pesan terbaru dari 14 hari terakhir. Seluruh data yang dibagikan dipastikan tetap aman karena dilindungi oleh sistem enkripsi end-to-end yang menjadi standar keamanan Meta.

Saat ini, fitur pesan sambutan otomatis masih berada dalam tahap pengembangan internal dan belum tersedia untuk pengujian beta publik. WhatsApp masih terus menyempurnakan mekanisme pengiriman pesan otomatis tersebut sebelum dirilis secara bertahap kepada seluruh pengguna di masa mendatang.