Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan penyebab kelangkaan stok Minyakita di pasar tradisional akibat adanya pergeseran minat konsumen di ritel modern pada Kamis (16/4/2026). Tingginya permintaan di supermarket menyebabkan ketersediaan produk minyak goreng kemasan tersebut berkurang di sasaran utamanya.
Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa Minyakita pada dasarnya merupakan produk minyak curah yang dikemas ulang agar lebih menarik bagi konsumen pasar tradisional. Namun, dilansir dari Money, popularitas merek ini justru menarik minat pembeli di pasar modern yang seharusnya menyediakan merek premium.
"Zaman saya Mendag, minyak curah itu kita kasih packaging, namanya Minyakita. Minyak itu sebetulnya untuk di pasar tradisional," ujar Zulkifli Hasan, Menko Bidang Pangan. Penjualan di ritel modern dianggap menyalahi tujuan awal distribusi yang diprioritaskan untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
Faktor lain yang memicu berkurangnya stok adalah selisih harga yang tipis antara Minyakita dengan minyak goreng merek premium lainnya. Saat ini, Minyakita dibanderol dengan harga Rp 16.000, sementara merek premium dijual pada kisaran Rp 17.000 per liter.
Merespons situasi tersebut, Perum Bulog telah melakukan pemantauan langsung di Pasar Minggu dan Pasar Grogol, Jakarta, pada Selasa (14/4/2026). Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan ketersediaan stok masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah pantauan.
Data dari sidak Bulog menunjukkan bahwa harga di tingkat pasar masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 15.700 per liter. Rizal mengakui adanya lonjakan permintaan yang signifikan terhadap produk ini dalam beberapa waktu terakhir.
Sebagai langkah antisipasi, Bulog telah mengajukan permohonan penambahan kuota pasokan minyak goreng kepada pemerintah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan distribusi ke masyarakat tetap terjaga dan menghindari potensi kelangkaan yang lebih luas di lapangan.
Pemerintah bersama Bulog berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok secara intensif. Pengawasan distribusi akan ditingkatkan guna memastikan Minyakita kembali tersedia secara merata di pasar-pasar tradisional sesuai peruntukannya.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·