Masa depan penyerang sayap AC Milan, Rafael Leao, memasuki fase tidak menentu setelah pihak manajemen klub dilaporkan mulai terbuka untuk menjualnya menjelang pembukaan bursa transfer musim panas 2026 akibat penurunan performa dan ketidakcocokan taktis.
Klub Serie A tersebut mengambil langkah drastis ini menyusul penolakan dari sejumlah raksasa Eropa seperti Arsenal, Manchester United, dan Barcelona untuk merekrut pemain tim nasional Portugal tersebut.
Sportitalia melaporkan bahwa perwakilan AC Milan secara aktif menawarkan penyerang berusia 26 tahun tersebut, namun klub-klub peminat enggan mengalokasikan dana besar untuk memboyongnya dari San Siro.
Manajemen Rossoneri awalnya menetapkan klausul pelepasan sebesar 120 juta euro dalam kontrak sang pemain yang berakhir pada 2028, namun kini bersedia menurunkan tuntutan harga mendekati angka 80 juta euro demi memfasilitasi proses penjualan.
Beberapa laporan lain di Italia bahkan mengabarkan pihak klub siap membuka negosiasi jika ada tawaran minimal 50 juta euro atau sekitar Rp1,02 triliun pada bursa transfer musim panas nanti.
Penurunan nilai pasar ini dipicu oleh kesulitan yang dihadapi sang pemain di bawah arahan pelatih Massimiliano Allegri yang menerapkan skema formasi 3-5-2, sehingga memaksanya bermain sebagai penyerang tengah.
Akibat perubahan taktis tersebut, Rafael Leao tercatat baru mencetak 10 gol dan tiga assist dalam 30 pertandingan di semua kompetisi, serta gagal mencetak gol di kompetisi Serie A sejak tanggal 1 Maret.
Berdasarkan data statistik Serie A yang dilansir Disway.id, AC Milan justru mencatat tren performa yang lebih baik dan meraih poin lebih tinggi saat bertanding tanpa kehadiran mantan pemain Lille tersebut.
Dari sembilan laga tanpa sang pemain, Rossoneri memenangkan tujuh pertandingan dengan rata-rata 2,44 poin, sedangkan rasio poin menurun menjadi 1,71 per pertandingan ketika ia turun bermain.
Di tengah situasi sulit di klub, Rafael Leao tetap mendapatkan panggilan dari pelatih Roberto Martinez untuk masuk ke dalam skuad pilihan Timnas Portugal yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Keputusan tersebut memicu kritik keras dari mantan asisten pelatih Benfica, Alvaro Magalhaes, yang menilai sang penyerang tidak pantas memperoleh tempat di tim nasional karena tampil buruk sepanjang musim.
“Rafael Leao menjalani musim yang buruk dan sedang tidak dalam forma bagus, tetapi pelatih selalu mempertahankan pemain menyerang yang sama. Saya pikir pemain yang menutup musim dengan performa terbaik harus menjadi pilihan,” ujar Magalhaes kepada O Jogo.
Komentar pedas tersebut memperlihatkan besarnya tekanan yang kini mengarah kepada sang winger, meskipun Roberto Martinez tampaknya masih mempercayai pengalaman serta kecepatannya untuk membantu tim di turnamen besar.
Selain rencana melepas winger Portugal itu, laporan La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa manajemen Milan juga berencana melepas lima pemain utama lain seperti Luka Modric, Ruben Loftus-Cheek, Fikayo Tomori, Christopher Nkunku, dan Christian Pulisic.
Rencana perombakan skuad secara besar-besaran ini akan sangat bergantung pada kepastian langkah AC Milan yang hingga pekan ke-37 duduk di peringkat ketiga dengan raihan 70 poin, dan wajib memenangkan pertandingan terakhir melawan Cagliari demi menyegel posisi empat besar.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·