Anderlecht Hadapi Union Saint&Gilloise di Final Piala Belgia 2026

Sedang Trending 6 jam yang lalu

RSC Anderlecht dijadwalkan bertanding melawan rival sekotanya, Royale Union Saint-Gilloise, dalam babak final kompetisi Croky Cup pada Kamis, 14 Mei 2026. Pertandingan bersejarah yang mempertemukan dua klub besar Brussel ini akan diselenggarakan di Stadion Roi Baudouin, stadion nasional Belgia.

Laga ini menjadi catatan sejarah baru karena untuk pertama kalinya dalam 70 edisi kompetisi, kedua klub asal Brussel tersebut bertemu di partai puncak. Sejarawan sepak bola Kurt Deswert mencatat bahwa meski keduanya mendominasi sejarah sepak bola Belgia, dominasi tersebut terjadi pada era yang berbeda sehingga rivalitas nyata baru muncul kembali dalam beberapa tahun terakhir.

Anderlecht menghadapi tantangan besar menjelang laga ini setelah kantor disiplin asosiasi sepak bola meminta hukuman larangan bertanding bagi penyerang muda Mihajlo Cvetkovic. Dilansir dari Anderlecht Online, jaksa menuntut skorsing empat pertandingan, dengan satu laga ditangguhkan, yang berpotensi membuatnya absen di final.

Klub masih memiliki opsi untuk melakukan banding atas usulan sanksi terhadap pemain asal Serbia tersebut agar tetap bisa dimainkan. Namun, muncul kekhawatiran bahwa jika banding gagal, sanksi tersebut justru bisa ditambah dan merugikan posisi klub di liga domestik dalam perebutan peringkat keempat.

Di sisi lain, spekulasi mengenai masa depan gelandang Nathan De Cat juga menjadi perhatian publik menjelang pertandingan penentuan juara ini. De Cat yang kini sudah pulih dari cedera diharapkan mampu memimpin tim menuju kemenangan meskipun kontraknya tersisa satu musim lagi.

"But fans may still hope I'll stay," ujar Nathan De Cat, Gelandang Anderlecht.

Pemain muda tersebut belum menyetujui kesepakatan kontrak baru setelah upaya perpanjangan yang dilakukan pihak klub pada musim gugur lalu menemui jalan buntu. Ayah De Cat sebelumnya menyatakan bahwa perpanjangan kontrak bukan merupakan prioritas utama saat ini.

"I'm the one who has to put my signature to it, not my dad," kata Nathan De Cat, Gelandang Anderlecht.

Meski belum ada kesepakatan baru, De Cat menegaskan bahwa situasi kontraknya saat ini tidak mendesak untuk segera diubah. Ia merasa masih memiliki waktu karena kontrak yang berjalan saat ini masih berlaku hingga tahun depan.

"Re-signing isn't a must, because I still have a contract for one season. I can stay like this," ujar Nathan De Cat, Gelandang Anderlecht.

Penulis Kurt Deswert melalui situs web resmi klub menjelaskan bahwa kembalinya Union ke kasta tertinggi pada 2021 memicu kembali persaingan sengit dengan Anderlecht. Union sebelumnya sempat terpuruk hingga kasta keempat sebelum akhirnya bangkit di bawah kepemilikan pebisnis Inggris, Tony Bloom.

"The clash between RSC Anderlecht and Union Saint-Gilloise is also remarkable for another reason: although both clubs dominated large parts of Belgian football history, they each did so in different eras. Historically, RSCA and Union rarely crossed paths in battles for league titles or cups. Until a few years ago, there was barely any real rivalry between them," tulis Kurt Deswert, Penulis dan Sejarawan Sepak Bola.

Deswert menambahkan bahwa kebangkitan Union telah mengubah peta persaingan di ibu kota Belgia. Pertemuan kedua tim kini dianggap sebagai salah satu laga paling bergengsi di Eropa.

"Against all expectations, Union returned to the top flight in 2021 after 48 years. Once there, the club exceeded all expectations. For the first time in nearly 115 years, there was once again genuine rivalry between Anderlecht and Union Saint-Gilloise," kata Kurt Deswert, Penulis dan Sejarawan Sepak Bola.

Konteks historis menunjukkan bahwa kedua klub ini sekarang saling bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara liga maupun piala domestik. Brussel tetap menjadi pusat sepak bola yang menarik perhatian di kancah internasional.

"The two clubs, so deeply intertwined historically, are once more competing for league titles and cups against each other. Along the way, they also demonstrate that Brussels remains one of the most fascinating football capitals in Europe - and continues to be so," kata Kurt Deswert, Penulis dan Sejarawan Sepak Bola.

Pihak kepolisian Brussel juga telah bersiap untuk mengawal para penggemar guna menghindari kerusuhan yang terjadi pada final tahun lalu. Beberapa pendukung lokal memberikan pandangan beragam mengenai peluang kemenangan tim idola mereka di laga hari Kamis ini.

"I have supported Union all my life and have every confidence that the superiority we have had over Anderlecht in recent years will continue on Thursday," kata Olivier Van Peeters, Pendukung Union dari Uccle.

Sentimen lain datang dari pendukung yang lebih netral yang mengharapkan pertandingan berjalan sportif dan menarik bagi sepak bola Belgia. Kualitas permainan di lapangan menjadi harapan utama bagi para penonton yang hadir.

"Who knows? On the day, Union should win but this is a one off game and anything could happen. I hope it is a good advert for Belgian football," kata Pieter Dubois, Pendukung dari Forest.

Sementara itu, pendukung Anderlecht menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati dan menyadari bahwa pertandingan akan berjalan sangat ketat. Mereka tetap berharap tim kesayangannya dapat membawa pulang trofi meskipun tidak merasa terlalu optimis.

"I and my family support Anderlecht and we obviously hope we will win the cup. It will be a close game though and I am not massively optimistic," ujar Michelle van Cutsem, Pendukung Anderlecht dari Waterloo.