Madiun (ANTARA) - Siang itu, suasana workshop bagian welding atau pengelasan di PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) yang ada di Kota Madiun, Jawa Timur, berlangsung normal, seperti biasa.
Suara bising, perpaduan mesin dengan plat baja yang dipotong, disambung, dan dilas terdengar dari aktivitas para kru yang terlatih dalam mengerjakan tugasnya. Kegiatan pengelasan itu untuk membentuk bagian komponen-komponen penting dari proyek pembuatan kereta api.
Di antara para kru dan percikan api yang keluar dari nyala busur las listrik, saat melelehkan logam tersebut, terlihat sosok Nadhifatul Kamilah, sedang mengecek hasil pengelasan yang dikerjakan.
Kartini masa kini itu terlihat cekatan. Dengan teliti, perempuan tersebut melakukan inspeksi visual untuk melihat hasil las yang dilakukan krunya guna menilai tingkat kerapian, pengukuran dimensi, penetrasi, kekuatan, hingga ketahanan sambungan.
Sesekali tangannya yang memegang spidol putih dan senter menandai beberapa bagian pada hasil yang kurang pas untuk ditindaklanjuti.
Perempuan kelahiran Kabupaten Tuban tersebut merupakan manufacturer data report (MDR) Unit Welding Examination and Inspection di PT INKA yang tugasnya, di antaranya melakukan kontrol kualitas pengelasan guna memastikan sesuai standar proyek BUMN pembuat kereta tersebut.
Pekerjaannya membutuhkan keahlian khusus. Lulusan D4 Teknik Pengelasan, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya tersebut sangat menyukai profesinya yang terlibat langsung dalam pembuatan kereta api di sejumlah proyek INKA.
Anak kedua dari tiga bersaudara itu berasal dari keluarga pegawai pemerintahan. Sang ayah adalah pensiunan pegawai negeri sipil, sedangkan ibu masih aktif sebagai PNS.
Selain memiliki keahlian khusus, profesi yang digelutinya, saat ini juga merupakan pilihan karir yang strategis, tanpa memandang gender. Karenanya, ia mendapatkan kesempatan yang sama dengan pekerja laki-laki dalam berkontribusi memproduksi kereta yang menjadi kebanggaan bangsa, demikian ungkap perempuan yang akrab disapa Ipeh itu, kepada ANTARA.
Editor: Masuki M. Astro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·