Andre Rosiade Kucurkan Rp 65 Juta bagi Mahasiswa Minang di Semarang

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyerahkan bantuan dana total Rp 65 juta kepada Ikatan Mahasiswa Minang (IKAMMI) Semarang untuk membiayai sewa sekretariat dan operasional kegiatan pada Selasa (28/4/2026). Penyaluran bantuan tersebut dilakukan guna merespons kendala fasilitas yang dihadapi ratusan mahasiswa asal Sumatra Barat di ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Kebutuhan akan sekretariat tetap menjadi aspirasi utama yang disampaikan para mahasiswa saat bertemu dengan legislator tersebut. Sebagaimana dilansir dari Detikcom, IKAMMI Semarang selama ini belum memiliki basis kegiatan permanen untuk menampung aktivitas anggota yang berjumlah ratusan orang.

Andre Rosiade mengalokasikan Rp 50 juta secara khusus untuk menutupi biaya kontrak bangunan yang akan dijadikan sekretariat sementara. Langkah ini diambil sebagai solusi praktis agar para mahasiswa memiliki pusat koordinasi untuk pembinaan dan diskusi organisasi.

"Untuk sementara sambil menunggu asrama, kita bantu dulu sekretariat. Saya minta segera kirimkan datanya, nanti kita bantu," ujar Andre Rosiade, Selasa (28/4/2026).

Selain biaya sewa bangunan, bantuan tambahan senilai Rp 15 juta juga diberikan untuk mendukung agenda mahasiswa. Dana tersebut diproyeksikan untuk membiayai program kerja organisasi, termasuk penyelenggaraan turnamen futsal antarorganisasi daerah yang sedang direncanakan oleh pengurus IKAMMI Semarang.

Politikus Partai Gerindra ini turut memberikan arahan strategis terkait rencana pembangunan asrama mahasiswa yang lebih permanen di masa depan. Andre meminta pengurus organisasi segera berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mengurus aspek legalitas dan status aset lahan yang dibutuhkan.

Dukungan finansial ini disambut positif oleh pihak mahasiswa yang mengaku sempat mengalami kendala anggaran untuk merealisasikan rencana kerja mereka di perantauan.

"Alhamdulillah kita dibantu. Ini sangat membantu, karena sebelumnya masih ada kekurangan dana untuk kegiatan," ungkap salah satu perwakilan mahasiswa.

Bantuan tersebut kini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi IKAMMI Semarang sebagai wadah kebersamaan mahasiswa Minangkabau di perantauan. Andre Rosiade menekankan bahwa kejelasan data dan dukungan pemerintah daerah menjadi kunci utama agar fasilitas asrama yang permanen dapat segera terealisasi.