AS Roma berhasil meraih kemenangan tandang 2-0 atas Bologna dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Dall'Ara pada Sabtu, 25 April 2026 waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren negatif I Giallorossi setelah melewati pekan yang penuh tekanan bagi sang pelatih.
Gian Piero Gasperini yang menjadi sorotan utama di internal klub menegaskan posisinya tetap fokus pada aspek teknis tim. Berdasarkan laporan ansa.it, raihan tiga poin ini didapat berkat gol pembuka dari Donyell Malen yang dianggap meningkatkan level kompetitif skuad Roma.
"Io al centro? A livello tecnico sì, perché quelle sono le responsabilità che mi competono, perché al centro ci sono società e tifosi, che vengono prima di tutto e tutti e che ringrazio per la fiducia che mi hanno sempre dimostrato" ujar Gasperini, Pelatih AS Roma.
Juru taktik tersebut juga memuji ketenangan para pemainnya yang mampu menjaga konsentrasi meski suasana di sekitar markas latihan Trigoria sedang memanas. Ia menilai kembalinya sejumlah pemain pilar menjadi faktor kunci keberhasilan tim meraih kemenangan krusial di markas lawan.
"La settimana è stata movimentata solo fuori e attorno a Trigoria, dentro siamo sempre stati bravi a lavorare bene e a stare con la testa sul pezzo. Non è stato difficile, perché ho grandi ragazzi e ora che recuperiamo qualche pezzo siamo anche più competitivi, grazie anche a un Malen che ha alzato il nostro livello" kata Gasperini, Pelatih AS Roma.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi hasil buruk kesembilan bagi Bologna dalam sebelas laga kandang terakhir mereka. Suporter tuan rumah merespons performa buruk tersebut dengan sorakan dan siulan kekecewaan sejak babak pertama berakhir hingga pertandingan usai.
"Fischi giusti" tutur Vincenzo Italiano, Pelatih Bologna.
Italiano mengakui timnya melakukan terlalu banyak kesalahan di lini pertahanan yang menyebabkan mereka sulit bersaing di papan atas. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk memperbaiki posisi tim di klasemen demi mengamankan peringkat delapan besar.
"Una settimana fa a Torino sono male interpretato e un po' mi sono spiegato male. Se c'è uno che non molla sono io e dobbiamo rimboccarci le maniche. Quello che intendevo dire è che perdendo troppe partite in casa, come oggi, e commettendo troppi errori e leggerezze in difesa, non abbiamo trovato continuità e non possiamo essere attaccati alle squadre che lottano per l'Europa" kata Italiano, Pelatih Bologna.
Pelatih I Rossoblu tersebut kini berupaya mengejar ketertinggalan poin dari tim di posisi ketujuh pada sisa kompetisi musim ini. Ia menekankan pentingnya menghentikan kesalahan-kesalahan mendasar yang menguntungkan lawan dalam setiap pertandingan.
"Ma abbiamo un ottavo posto da blindare e cercheremo fino all'ultimo di ricucire sulla settima. Ma dobbiamo smettere di fare regali e cercare di sistemare le cose" ucap Italiano, Pelatih Bologna.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·