Astra Tunjuk Rudy Jadi Presiden Direktur dan Bagikan Dividen Jumbo

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Astra International Tbk (ASII) resmi menunjuk Rudy sebagai Presiden Direktur menggantikan Djony Bunarto Tjondro melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (23/4). Perseroan juga menyepakati pembagian dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp15,66 triliun.

Rudy yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur kini memimpin jajaran direksi baru. Selain posisi puncak, pemegang saham mengangkat Muhamad Chatib Basri dan Pariya Tangtongpiaroth sebagai Komisaris Independen perusahaan sebagaimana dilaporkan finance.detik.com.

"Kita juga ada dua komisaris baru, dua Komisaris Independen baru. Satu ada Bapak Muhamad Chatib Basri, ini tidak perlu dijelaskan lagi, mungkin semua sudah tahu. Dan satunya ada Ibu Pariya Tangtongpiaroth," ungkap Rudy, Presiden Direktur Astra International.

Dalam keterangan yang dikutip dari kumparan.com, Rudy memperkenalkan susunan pengurus baru dalam konferensi pers di Catur Dharma Hall, Menara Astra. Perubahan direksi juga mencakup masuknya Siswadi dan Djap Tet Fa yang menggantikan Henry Tanoto serta Hamdani Dzulkarnaen Salim.

"Kita juga ada komisaris independen baru. Ada Pak Muhamad Chatib Basri, ini gak perlu jelaskan lagi, mungkin semua sudah tahu," jelas Rudy, Presiden Direktur Astra.

Terkait kinerja keuangan, emiten berkode saham ASII ini mengalokasikan laba bersih konsolidasian tahun 2025 sebesar Rp32,76 triliun untuk memperkuat posisi permodalan dan imbal hasil pemegang saham. Sebesar Rp390 per saham dibayarkan sebagai dividen tunai menurut laporan money.kompas.com.

"RUPST Menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 32,76 triliun. Sebesar Rp 390 setiap saham atau sebanyak-banyaknya Rp15,66 triliun dibagikan sebagai dividen tunai," ujar Boy Kelana Soebroto, Chief of Corporate Affairs Astra.

Nilai dividen tersebut mencakup dividen interim sebesar Rp98 per saham yang telah disalurkan pada 31 Oktober 2025. Sisa dividen final sebesar Rp292 per saham dijadwalkan cair pada 25 Mei 2026 bagi investor yang tercatat hingga 6 Mei 2026.

"Termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp 98 per saham atau sebesar Rp 3,96 triliun yang telah dibayarkan pada tanggal 31 Oktober 2025," paparnya Boy Kelana Soebroto, Chief of Corporate Affairs Astra.

Kabar perombakan pengurus dan pembagian dividen ini bertepatan dengan pelemahan harga saham ASII di bursa. Pada penutupan perdagangan Kamis, saham Astra merosot 3,79 persen atau turun 250 poin ke level Rp6.350 per lembar saham.

Susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi ASII TerbaruJabatanNama
Presiden KomisarisPrijono Sugiarto
Komisaris IndependenMuhamad Chatib Basri
Komisaris IndependenPariya Tangtongpiaroth
Presiden DirekturRudy
DirekturGidion Hasan
DirekturSantosa
DirekturSiswadi
DirekturDjap Tet Fa