Liputan6.com, Jakarta - Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada pakcoy untuk pemula menjadi pertanyaan yang sering muncul di kalangan masyarakat yang baru mencoba menanam sayuran sendiri di rumah. Tanaman pakcoy memang dikenal mudah ditanam, tetapi tetap rentan terkena hama apabila perawatannya kurang tepat.
Banyak pemula mengalami masalah daun berlubang, batang memanjang, hingga akar membusuk akibat kesalahan dasar saat budidaya. Kondisi ini sering membuat tanaman gagal tumbuh maksimal meski benih yang digunakan berkualitas baik.
Fadlillah, Petani Pakcoy Bondowoso, membagikan pengalamannya mengenai cara sederhana merawat pakcoy agar terhindar dari hama dan penyakit. Menurutnya, kebersihan area tanam dan pencahayaan matahari menjadi faktor penting yang sering diabaikan pemula, Selasa (12/5/2026).
1. Menjaga Kebersihan Area Tanam agar Hama Tidak Bersarang
Hama pada tanaman pakcoy biasanya muncul dari lingkungan yang kotor dan lembap. Rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman dapat menjadi tempat berkembangnya ulat, kutu daun, maupun serangga kecil lain yang merusak daun pakcoy. Karena itu, pemula perlu rutin membersihkan area tanam agar sirkulasi udara tetap baik.
Selain membersihkan rumput, genangan air juga harus dihindari. Tanah yang terlalu basah dapat memicu penyakit akar dan membuat tanaman cepat layu. Untuk budidaya dalam pot atau polybag, pastikan wadah memiliki saluran pembuangan air yang baik supaya akar tidak membusuk.
Fadlillah mengatakan, “Untuk mengatasi hama ya mungkin dari tempatnya sih sekiranya kayak rumput-rumput yang sekiranya menjadi sarang hama itu dibersihkan. Itu aja sih.”
2. Pastikan Pakcoy Mendapat Sinar Matahari yang Cukup
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan pemula adalah menaruh tanaman di tempat yang minim cahaya matahari. Padahal pakcoy membutuhkan paparan sinar matahari sekitar 5 sampai 8 jam setiap hari agar pertumbuhannya optimal dan daun tetap sehat.
Kurangnya cahaya membuat batang tanaman memanjang dan lemah. Dalam dunia pertanian, kondisi ini sering disebut etiolasi atau “kutilang” oleh petani. Tanaman terlihat tinggi tetapi rapuh dan kualitas daunnya menurun. Selain itu, lingkungan yang terlalu lembap juga lebih mudah memicu serangan jamur dan penyakit.
Menurut Fadlillah, “Tanaman sayuran pakcoy sangat butuh matahari. Jadi jangan naruh tanaman di ruang tertutup. Jadinya nanti daunnya tidak sehat dan batangnya kecil memanjang.”
3. Hindari Penyiraman Berlebihan pada Pakcoy
Pemula sering mengira semakin banyak air maka tanaman akan tumbuh lebih cepat. Padahal penyiraman yang terlalu sering justru dapat menyebabkan akar pakcoy membusuk. Air yang berlebihan membuat tanah terlalu lembap sehingga akar kekurangan oksigen.
Penyiraman sebaiknya dilakukan secukupnya sesuai kondisi cuaca dan media tanam. Jika tanah masih terasa basah, penyiraman bisa ditunda. Untuk budidaya hidroponik, pemula juga perlu memastikan nutrisi dan aliran air tetap bersih agar tanaman tidak mudah terserang penyakit.
Fadlillah menjelaskan, “Kalau ditanam di tanah lalu terlalu sering disiram itu juga pengaruh buat perkembangan tanaman, malah jadi busuk akar.”
4. Memilih Benih Berkualitas agar Tanaman Lebih Tahan Penyakit
Benih menjadi faktor awal yang menentukan kualitas tanaman pakcoy. Benih yang bagus biasanya memiliki bentuk bulat sempurna dan tidak pecah. Benih berkualitas akan menghasilkan tanaman yang lebih sehat serta memiliki daya tahan lebih baik terhadap gangguan penyakit.
Saat ini benih pakcoy cukup mudah ditemukan di marketplace maupun toko pertanian dengan harga terjangkau. Pemula bahkan bisa memulai budidaya skala rumahan hanya dengan modal benih dan memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam.
Fadlillah mengatakan, “Untuk milih benih pakcoy yang baik dan bagus itu yang bulat sempurna dan tidak pecah.”
People Also Ask
1. Apa penyebab daun pakcoy berlubang?
Jawaban: Biasanya karena serangan ulat atau serangga kecil yang bersarang di area tanam yang kotor dan banyak rumput liar.
2. Berapa lama pakcoy bisa dipanen?
Jawaban: Pakcoy umumnya bisa dipanen mulai umur 30 sampai 60 hari tergantung ukuran yang diinginkan.
3. Apakah pakcoy harus terkena matahari langsung?
Jawaban: Ya, pakcoy membutuhkan sinar matahari sekitar 5 sampai 8 jam per hari agar tumbuh sehat.
4. Kenapa batang pakcoy memanjang dan lemah?
Jawaban: Hal itu biasanya terjadi karena tanaman kurang terkena sinar matahari setelah masa semai.
5. Bagaimana cara sederhana mencegah penyakit pada pakcoy?
Jawaban: Menjaga kebersihan area tanam, menghindari penyiraman berlebihan, dan menggunakan benih berkualitas menjadi langkah paling sederhana untuk pemula.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·