Banjir di Puri Beta Hambat Operasional TransJakarta di Halte CSW

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Kepadatan calon penumpang terjadi di Halte Centrale Stichting Wederopbouw (CSW), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (4/5/2026) malam akibat terhambatnya operasional TransJakarta. Kondisi ini dipicu oleh genangan banjir di rute yang dilalui bus, khususnya di wilayah Puri Beta, Tangerang.

Pantauan di lokasi pada pukul 20.42 WIB menunjukkan antrean mulai mengular dari lantai 2 hingga ke area eskalator halte integrasi tersebut. Petugas di lapangan terpaksa menerapkan sistem buka-tutup guna membatasi jumlah penumpang yang menuju lantai 5 agar tidak terjadi penumpukan berlebih.

Lantai 5 Halte CSW merupakan titik pemberhentian bus Koridor 13 yang melayani rute menuju Ciledug, Puri Beta, serta Tendean. Selain di lantai atas, antrean juga terpantau di lantai 1 halte, meskipun dengan intensitas kepadatan yang lebih rendah.

Seorang petugas di Halte CSW memberikan konfirmasi terkait penyebab tertahannya armada bus yang mengakibatkan kekosongan layanan di halte tersebut.

"Betul (karena banjir) dia (bus) stuck di Puri Beta," kata petugas dilokasi.

Menanggapi situasi tersebut, manajemen PT Transportasi Jakarta menyampaikan penjelasan resmi melalui keterangan tertulis terkait kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan pada layanan Koridor 13 (Ciledug-Tendean) malam hari ini," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhan.

Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa genangan air di sekitar wilayah Ciledug menjadi faktor utama yang menghambat sirkulasi bus pada malam itu.

"Saat ini, layanan mengalami keterlambatan armada yang cukup signifikan akibat adanya genangan air di sekitar wilayah Ciledug," jelasnya.

Ayu menambahkan bahwa saat ini langkah-langkah mitigasi sedang dilakukan oleh personel di lapangan untuk mengatur arus penumpang dan mengurai kepadatan.

"Kami berupaya semaksimal mungkin mengurai kepadatan armada dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar operasional kembali normal seiring surutnya genangan," pungkasnya.