Bank Syariah Nasional Luncurkan Bundling KPR dan Investasi Emas

Sedang Trending 1 jam yang lalu

PT Bank Syariah Nasional (BSN) meluncurkan inovasi pembiayaan hunian melalui produk bundling Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan emas pada Kamis (7/5/2026) di Jakarta. Langkah ini diambil guna memberikan nilai tambah bagi nasabah dalam menjaga stabilitas keuangan jangka panjang melalui kepemilikan aset properti sekaligus instrumen likuid.

Skema penggabungan ini memungkinkan nasabah memperoleh hunian sebagai aset tetap dan emas sebagai dana cadangan yang dapat dicairkan sewaktu-waktu. Dilansir dari Money, strategi ini bertujuan mendukung kemandirian finansial keluarga di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif.

Direktur Consumer Banking BSN, Mochamad Yut Penta, menekankan bahwa layanan ini tidak sekadar berfokus pada kepemilikan rumah, melansir visi perusahaan sebagai mitra keuangan keluarga yang amanah.

"Melalui bundling KPR dan emas, narasi yang kita bangun adalah nasabah memiliki rumah sekaligus aset likuid. Jadi, selain menjaga jiwa dan keturunan, Bank BSN juga menjaga keamanan finansial keluarga. Hal ini sejalan dengan visi perseroan menjadi mitra utama keuangan keluarga yang berkah dan amanah," kata Penta.

Penerapan konsep ini mengacu pada prinsip Maqasid Syariah yang mengedepankan perlindungan kesejahteraan. Emas dipilih karena nilainya yang cenderung stabil dan pergerakannya yang meningkat belakangan ini.

"KPR kami memiliki sifat margin yang flat (pasti), tetapi emas itu sangat likuid, bisa dijual kapan saja ketika nasabah membutuhkan," ujar Penta.

Target utama dari program ini adalah kelompok milenial yang mendominasi basis nasabah BSN. Data internal menunjukkan bahwa 85 persen nasabah bank berada pada kategori usia produktif antara 25 hingga 40 tahun.

"Jadi kami tidak membuat program ini untuk menyasar segmen yang baru, tidak. Segmen yang ada sekarang ini 85 persen adalah milenial. Ini adalah umur di mana mereka mulai memikirkan masa depannya dan memiliki literasi keuangan yang relatif lebih baik. Kami pandang program ini sangat cocok buat mereka," kata Penta.

Layanan ini dapat diakses oleh nasabah baru maupun lama melalui aplikasi super apps Bale Syariah. Transaksi cicilan emas melalui sistem booking di platform tersebut mencatatkan lonjakan signifikan hingga mencapai angka hampir 5.000 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

"Realisasi cicilan emas yang melalui sistem booking melonjak hampir 5.000 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap Penta.

Melalui integrasi layanan digital ini, pihak bank berambisi untuk menjadi penyedia solusi finansial utama bagi masyarakat dalam berbagai kebutuhan transaksi harian.

"Harapannya, nasabah mulai dengan ber-KPR di kita, lalu selanjutnya bertransaksi untuk keperluan apa saja melalui Bank BSN. Kami sudah menyediakan Bale Syariah dan banyak fasilitas lainnya untuk mendukung itu," ujar Penta.

Sebagai pendukung peluncuran, BSN menyediakan promo margin khusus hingga 30 Juni 2026 untuk berbagai kategori pengembang. Margin mulai dari 2,65 persen fixed tiga tahun ditawarkan bagi nasabah primary di kategori pengembang tertentu seperti ISPI Group.

Untuk pasar sekunder, tersedia pilihan margin 3,50 persen fixed tiga tahun dan 4,50 persen fixed lima tahun. Sementara itu, masyarakat umum dapat memilih skema Fix & Cap dengan tenor tetap hingga 10 tahun melalui jaringan 672 outlet di Indonesia.

"Dengan jaringan mencapai 672 outlet di seluruh Indonesia, kami optimistis dapat memperkuat posisi sebagai pemimpin dalam ekosistem perumahan nasional," pungkas Penta.