Bareskrim Polri Sita Brankas dan Uang Asing dari Markas Judi Online

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengamankan berbagai barang bukti berupa brankas hingga mata uang asing dalam operasi penindakan markas perjudian daring internasional di Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026). Selain dokumen dan uang, petugas juga mengidentifikasi puluhan domain situs web aktif.

Penyitaan ini menyasar alat pendukung operasional yang digunakan oleh jaringan lintas negara tersebut. Brigjen Pol. Wira Satya Triputra selaku Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri memberikan rincian aset yang kini berada di bawah pengawasan pihak berwenang.

“Dari pelaksanaan proses penindakan yang kami lakukan, kami telah mengamankan berbagai jenis barang bukti yaitu brankas, paspor, ponsel, laptop, PC komputer, dan uang tunai dari berbagai macam negara,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Tim penyidik menemukan sedikitnya 75 domain situs web yang dioperasikan dari lokasi penggerebekan. Penggunaan karakter unik pada alamat situs tersebut diidentifikasi sebagai strategi para pelaku untuk menghindari deteksi otoritas siber.

“(Domain) menggunakan kombinasi karakter tertentu dan variabel level perjudian guna menghindari pemblokiran,” jelas dia.

Dalam keterangan yang dilansir dari Kompas.com, operasi ini menjaring 321 warga negara asing (WNA) yang tertangkap saat sedang mengoperasikan sistem perjudian. Mayoritas pelaku merupakan warga negara Vietnam sebanyak 228 orang, disusul 57 warga negara China, serta puluhan lainnya dari Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, dan Kamboja.

“Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam arti para pelaku sedang melakukan operasional ataupun kegiatan daripada judi online,” pungkas dia.

Pengamanan di area gedung Jalan Hayam Wuruk diperketat dengan pelibatan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan kehadiran personel bersenjata lengkap bertujuan untuk menjaga kondusivitas selama proses penggeledahan berlangsung.

“Benar, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan area. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran rekan-rekan penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ratusan individu yang diamankan tersebut. Penyelidikan difokuskan pada pendalaman peran masing-masing pelaku dalam struktur organisasi judi internasional tersebut.