Belum Pernah Menang Sekalipun, Veda Ega Pratama Sudah Salip 2 Juara Moto3 2026

Sedang Trending 36 menit yang lalu

PROKALTENG.CO-Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus mencuri perhatian di Moto3 2026 meski belum pernah meraih kemenangan seri. Rider Honda Team Asia itu kini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan 58 poin, bahkan berada di atas dua pembalap yang sudah merasakan gelar juara musim ini.

Konsistensi jadi kekuatan utama Veda Ega Pratama dalam enam seri awal Moto3 2026. Pembalap berusia 17 tahun tersebut hanya sekali gagal finis, tepatnya saat Moto3 Amerika Serikat.

Konsistensi Veda Ega Jadi Senjata Utama

Veda Ega Pratama membuktikan dirinya bukan sekadar pelengkap di Moto3 2026. Meski belum pernah naik podium tertinggi, performanya stabil hampir di setiap balapan.

Dari enam seri yang sudah berlangsung, Veda selalu mampu finis di zona 10 besar ketika menyentuh garis akhir. Hasil terbaiknya sejauh ini adalah podium ketiga di Moto3 Brasil.

Setelah podium di Brasil, performa Veda terus stabil dengan finis keempat di Sirkuit Bugatti Le Mans. Sebelumnya, pembalap Honda Team Asia itu juga finis keenam di Moto3 Spanyol.

Pada seri pembuka Moto3 Thailand, Veda langsung membuat kejutan dengan finis kelima. Hasil itu menjadi sinyal awal jika rider asal Indonesia tersebut siap bersaing di level dunia.

Electronic money exchangers listing

Satu-satunya hasil buruk Veda musim ini terjadi di Moto3 Amerika Serikat saat gagal finis. Namun di luar balapan itu, konsistensinya membuat ia mampu terus mengumpulkan poin penting.

Belum Juara, tapi Sudah Lampaui Dua Kampiun Seri

Posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 terasa semakin spesial karena ia berada di atas dua pembalap yang sudah memenangkan seri musim ini.

Hal tersebut menunjukkan konsistensi lebih penting dibanding satu kemenangan semata.

Veda kini mengoleksi 58 poin dan duduk di peringkat kelima klasemen sementara. Jumlah poin itu sama dengan Marco Morelli, tetapi Veda tetap berada di posisi lima besar.

Di bawah Veda terdapat David Almansa yang mengoleksi 52 poin. Padahal Almansa sempat menjadi juara seri Moto3 Thailand pada awal musim.

Sementara itu Guido Pini juga harus berada di belakang Veda dengan 46 poin. Pini diketahui sempat memenangkan Moto3 Amerika Serikat.

Fakta tersebut memperlihatkan Veda mampu menjaga stabilitas performa lebih baik dibanding beberapa rivalnya. Dalam persaingan panjang Moto3, konsistensi memang sering menjadi pembeda utama.

Maximo Quiles Masih Sulit Dikejar

Meski tampil impresif, Veda Ega Pratama masih memiliki jarak cukup jauh dengan pemuncak klasemen sementara Moto3 2026. Dominasi pembalap Spanyol musim ini memang belum terbendung.

Maximo Quiles saat ini memimpin klasemen dengan 140 poin. Rider CFMoto Aspar Team tersebut tampil luar biasa dengan empat kemenangan dan dua kali finis runner up dari enam seri.

Dominasi Quiles membuat persaingan perebutan gelar juara dunia sementara terlihat berat bagi para rival. Hingga seri keenam, belum ada pembalap lain yang mampu meraih lebih dari satu kemenangan.

Meski demikian, posisi Veda di lima besar tetap menjadi pencapaian besar. Apalagi Moto3 2026 masih menyisakan 16 seri yang bisa mengubah peta persaingan kapan saja.

Peluang Veda Masih Sangat Terbuka

Moto3 dikenal sebagai kelas balap yang penuh kejutan karena persaingan sangat ketat di setiap seri. Perbedaan waktu antar pembalap sering kali hanya terpaut sepersekian detik.

Kondisi itu membuat peluang Veda untuk naik podium kembali atau bahkan meraih kemenangan perdana masih terbuka lebar. Terlebih performanya terus menunjukkan tren positif dalam beberapa balapan terakhir.

Usia Veda yang masih 17 tahun juga menjadi keuntungan tersendiri. Pengalaman dan mental balapnya diprediksi akan terus berkembang sepanjang musim berjalan.

Jika mampu menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan, bukan tidak mungkin Veda bisa terus bertahan di papan atas klasemen Moto3 2026. Bahkan peluang menembus tiga besar akhir musim masih sangat realistis.

Berikut klasemen sementara Moto3 2026 setelah enam seri:

  1. Maximo Quiles – 140 poin
    2. Adrian Fernandez – 76 poin
    3. Alvaro Carpe – 73 poin
    4. Marco Morelli – 58 poin
    5. Veda Ega Pratama – 58 poin
    6. Valentin Perrone – 56 poin
    7. David Almansa – 52 poin
    8. Guido Pini – 46 poin
    9. Brian Uriarte – 42 poin
    10. David Munoz – 38 poin

(jpg)

PROKALTENG.CO-Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama terus mencuri perhatian di Moto3 2026 meski belum pernah meraih kemenangan seri. Rider Honda Team Asia itu kini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan 58 poin, bahkan berada di atas dua pembalap yang sudah merasakan gelar juara musim ini.

Konsistensi jadi kekuatan utama Veda Ega Pratama dalam enam seri awal Moto3 2026. Pembalap berusia 17 tahun tersebut hanya sekali gagal finis, tepatnya saat Moto3 Amerika Serikat.

Konsistensi Veda Ega Jadi Senjata Utama

Electronic money exchangers listing

Veda Ega Pratama membuktikan dirinya bukan sekadar pelengkap di Moto3 2026. Meski belum pernah naik podium tertinggi, performanya stabil hampir di setiap balapan.

Dari enam seri yang sudah berlangsung, Veda selalu mampu finis di zona 10 besar ketika menyentuh garis akhir. Hasil terbaiknya sejauh ini adalah podium ketiga di Moto3 Brasil.

Setelah podium di Brasil, performa Veda terus stabil dengan finis keempat di Sirkuit Bugatti Le Mans. Sebelumnya, pembalap Honda Team Asia itu juga finis keenam di Moto3 Spanyol.

Pada seri pembuka Moto3 Thailand, Veda langsung membuat kejutan dengan finis kelima. Hasil itu menjadi sinyal awal jika rider asal Indonesia tersebut siap bersaing di level dunia.

Satu-satunya hasil buruk Veda musim ini terjadi di Moto3 Amerika Serikat saat gagal finis. Namun di luar balapan itu, konsistensinya membuat ia mampu terus mengumpulkan poin penting.

Belum Juara, tapi Sudah Lampaui Dua Kampiun Seri

Posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 terasa semakin spesial karena ia berada di atas dua pembalap yang sudah memenangkan seri musim ini.

Hal tersebut menunjukkan konsistensi lebih penting dibanding satu kemenangan semata.

Veda kini mengoleksi 58 poin dan duduk di peringkat kelima klasemen sementara. Jumlah poin itu sama dengan Marco Morelli, tetapi Veda tetap berada di posisi lima besar.

Di bawah Veda terdapat David Almansa yang mengoleksi 52 poin. Padahal Almansa sempat menjadi juara seri Moto3 Thailand pada awal musim.

Sementara itu Guido Pini juga harus berada di belakang Veda dengan 46 poin. Pini diketahui sempat memenangkan Moto3 Amerika Serikat.

Fakta tersebut memperlihatkan Veda mampu menjaga stabilitas performa lebih baik dibanding beberapa rivalnya. Dalam persaingan panjang Moto3, konsistensi memang sering menjadi pembeda utama.

Maximo Quiles Masih Sulit Dikejar

Meski tampil impresif, Veda Ega Pratama masih memiliki jarak cukup jauh dengan pemuncak klasemen sementara Moto3 2026. Dominasi pembalap Spanyol musim ini memang belum terbendung.

Maximo Quiles saat ini memimpin klasemen dengan 140 poin. Rider CFMoto Aspar Team tersebut tampil luar biasa dengan empat kemenangan dan dua kali finis runner up dari enam seri.

Dominasi Quiles membuat persaingan perebutan gelar juara dunia sementara terlihat berat bagi para rival. Hingga seri keenam, belum ada pembalap lain yang mampu meraih lebih dari satu kemenangan.

Meski demikian, posisi Veda di lima besar tetap menjadi pencapaian besar. Apalagi Moto3 2026 masih menyisakan 16 seri yang bisa mengubah peta persaingan kapan saja.

Peluang Veda Masih Sangat Terbuka

Moto3 dikenal sebagai kelas balap yang penuh kejutan karena persaingan sangat ketat di setiap seri. Perbedaan waktu antar pembalap sering kali hanya terpaut sepersekian detik.

Kondisi itu membuat peluang Veda untuk naik podium kembali atau bahkan meraih kemenangan perdana masih terbuka lebar. Terlebih performanya terus menunjukkan tren positif dalam beberapa balapan terakhir.

Usia Veda yang masih 17 tahun juga menjadi keuntungan tersendiri. Pengalaman dan mental balapnya diprediksi akan terus berkembang sepanjang musim berjalan.

Jika mampu menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan, bukan tidak mungkin Veda bisa terus bertahan di papan atas klasemen Moto3 2026. Bahkan peluang menembus tiga besar akhir musim masih sangat realistis.

Berikut klasemen sementara Moto3 2026 setelah enam seri:

  1. Maximo Quiles – 140 poin
    2. Adrian Fernandez – 76 poin
    3. Alvaro Carpe – 73 poin
    4. Marco Morelli – 58 poin
    5. Veda Ega Pratama – 58 poin
    6. Valentin Perrone – 56 poin
    7. David Almansa – 52 poin
    8. Guido Pini – 46 poin
    9. Brian Uriarte – 42 poin
    10. David Munoz – 38 poin

(jpg)