Kendari (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 4.618 porsi makan bergizi gratis (MBG) untuk warga terdampak bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di wilayah di Bumi Anoa sejak Sabtu, (9/5).
Koordinator BGN regional Sultra Maharanny Puspaningrum saat ditemui di Kendari, Senin, menyampaikan bahwa ada empat daerah terdampak banjir yang sudah disalurkan MBG, yakni Kota Kendari, Konawe Selatan, Kolaka, dan Kolaka timur.
Ia mengatakan BGN sudah menyalurkan MBG untuk warga terdampak banjir di Kendari dan Konawe Selatan ke 1.873 orang. Sedangkan Kolaka dan Kolaka Timur lebih dulu disalurkan sebanyak 2.745 porsi.
"Total penyaluran MBG untuk warga terdampak banjir di Sultra sebanyak 4.618 porsi," kata Maharanny.
Baca juga: BGN ajak para pihak samakan langkah laksanakan program MBG
Dia menyebutkan bahwa di Kota Kendari titik penyaluran MBG untuk warga di Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga atau bantaran kali Wanggu. Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kelurahan Mokoau dan Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu.
"Di Konawe Selatan pelayanan di Kelurahan Puosu Jaya, Kecamatan Konda," ujar Maharanny.
Maharanny menjelaskan bahwa ada tiga SPPG yang mendistribusikan MBG untuk warga yang mengungsi dampak banjir di Kolaka dan Kolaka Timur.
Ia merinci untuk wilayah Kabupaten Kolaka ada SPPG Latambaga Mangolo sebanyak 936 porsi, SPPG Kolaka Samaturu Tamboli 709 porsi MBG untuk warga di Desa Latuo, Konaweha, dan Ulu Konaweha. Sedangkan wilayah Kolaka Timur ada SPPG Mowewe yang menyalurkan 1.100 porsi di Kelurahan Harodopi.
"Jadi, saat ini sudah 2.745 porsi MBG tersalurkan untuk warga terdampak banjir di Kolaka dan Kolaka Timur," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran MBG untuk warga korban bencana banjir sesuai dengan Surat Edaran BGN nomor 7 Tahun 2025 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Situasi Kedaruratan Akibat Bencana Alam.
Baca juga: BGN: Tak ada batas usia maksimum untuk relawan MBG
Dalam regulasi itu, kata dia, setiap SPPG wajib menyalurkan MBG jika wilayah cakupanya terjadi bencana alam atau warganya dalam kondisi darurat akibat bencana.
"Iya, jika ada kejadian bencana maka SPPG dapat memberikan pelayanan kepada korban terdampak," sebut Maharanny.
Maharanny menambahkan bahwa para relawan di tiga SPPG tersebut mengantarkan langsung makanan ke rumah warga atau posko pengungsian dibantu aparat kepolisian dan personel TNI.
Ia menegaskan jika penyaluran itu tidak mengganggu porsi MBG yang disiapkan SPPG untuk para pelajar atau penerima manfaat lainnya.
Baca juga: BGN instruksikan SPPG Jatim optimalkan menu telur guna stabilkan harga
Baca juga: BGN kirim 1.500 paket MBG untuk korban bencana di Sumatera Utara
Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra/La Ode Ari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·