BMKG Beri Peringatan Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Indonesia

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai potensi gelombang laut setinggi 4 meter yang diperkirakan melanda berbagai wilayah perairan Indonesia mulai Selasa, 21 April 2026, hingga Jumat, 24 April 2026.

Kondisi ini dipicu oleh pola angin di wilayah selatan Indonesia yang bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan mencapai 25 knot. Berdasarkan data BMKG yang dilansir dari Kompas.tv, kecepatan angin tertinggi saat ini terpantau berada di wilayah Laut Arafuru.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Rizky Ramadhan, memberikan perhatian khusus bagi para nelayan tradisional di wilayah Sumatra Utara yang menggunakan sarana transportasi kecil.

"Gelombang tinggi berpotensi terjadi mulai 20 sampai 23 April 2026 dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter," kata Rizky Ramadhan, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan.

Risiko keselamatan pelayaran dinilai meningkat bagi perahu nelayan jika kecepatan angin menyentuh angka 15 knot. Selain itu, kapal tongkang juga terancam bahaya apabila menghadapi kecepatan angin 16 knot dengan ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami gelombang kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter meliputi Samudra Hindia di barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, perairan selatan NTT, Laut Sulawesi bagian timur, serta perairan utara Papua.

Sementara itu, gelombang kategori tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4,0 meter diprediksi terjadi di Samudra Hindia yang berbatasan dengan Bengkulu, Lampung, Banten, hingga seluruh pesisir selatan Jawa, Bali, dan NTB.

BMKG menegaskan bahwa kapal feri memiliki risiko tinggi jika tetap beroperasi saat kecepatan angin mencapai 21 knot dengan gelombang setinggi 2,5 meter. Seluruh operator kapal dan nelayan diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara rutin guna mencegah kecelakaan laut.