BMKG Deteksi Bibit Siklon 92W di Samudra Pasifik Utara Papua

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan Bibit Siklon 92W di Samudra Pasifik utara Papua yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di Indonesia pada Senin (4/5/2026). Fenomena atmosfer ini diperkirakan meningkatkan intensitas curah hujan dari kategori lebat hingga sangat lebat di berbagai daerah.

Sistem cuaca ini terpantau memiliki kecepatan angin maksimum sebesar 15 knot dengan tekanan udara minimum mencapai 1008 hPa di pusatnya. BMKG memproyeksikan pergerakan sistem tersebut akan mengarah ke barat dalam kurun waktu 36 jam ke depan, sehingga memperluas area konvergensi di perairan utara Papua.

Selain Bibit Siklon 92W, sirkulasi siklonik lain terdeteksi di beberapa titik strategis, termasuk Selat Makassar, perairan barat laut Aceh, hingga kawasan Laut Banda. Kondisi ini membentuk jalur pertemuan angin yang memanjang dari Selat Malaka, Jambi, Riau, Bengkulu, hingga ke perairan barat Lampung dan Selat Sunda.

Pertumbuhan awan hujan yang signifikan juga dipicu oleh terbentuknya daerah konfluensi di Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Karimata, serta kawasan Laut Maluku hingga Laut Seram. Fenomena serupa terpantau di Kalimantan Barat, Laut Jawa bagian barat, Sulawesi Utara, hingga wilayah Papua Pegunungan.

BMKG menetapkan status peringatan dini hujan intensitas tinggi untuk sejumlah provinsi, di antaranya Sumatra Utara, Banten, Kepulauan Bangka Belitung, dan Jawa Tengah. Potensi cuaca serupa turut mengancam wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, hingga mencakup seluruh daratan di Pulau Papua.

Prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia menunjukkan potensi hujan disertai petir akan melanda Tanjung Pinang, Pangkalpinang, Palembang, Banjarmasin, dan Tanjung Selor. Sementara itu, wilayah Jakarta, Medan, Bandung, dan Surabaya diprediksi akan mengalami hujan ringan atau kondisi berawan tebal.

Di bagian timur Indonesia, hujan kilat diperkirakan terjadi di Mamuju, Palu, dan Kendari, sedangkan Jayapura, Manado, serta Gorontalo diprediksi hujan ringan. Untuk wilayah Denpasar, Mataram, dan Kupang, kondisi cuaca cenderung lebih stabil dengan prakiraan cerah berawan hingga berawan tebal.