BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Sumatera Utara dan Papua

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Sumatera Utara dan Papua pada Kamis, 16 April 2026. Kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh aktivitas Siklon Tropis Sinlaku dan bibit siklon 92S.

Keberadaan dua sistem atmosfer tersebut meningkatkan suplai uap air dan memicu pertumbuhan awan hujan yang signifikan di sejumlah titik. Berdasarkan laporan cuaca yang dilansir dari Kompas, Siklon Tropis Sinlaku saat ini terpantau berada di Samudra Pasifik timur Filipina.

Selain Sumatera Utara, wilayah Papua dan Papua Pegunungan masuk dalam kategori zona merah dengan potensi curah hujan tertinggi. BMKG memprediksi dampak hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor dapat terjadi di wilayah-wilayah rawan tersebut.

Bibit siklon tropis 92S yang terpantau di Samudra Hindia, tepatnya di barat daya Lampung, juga bergerak ke arah barat daya. Pergerakan ini membentuk daerah konvergensi dan sirkulasi siklonik yang memperluas jangkauan cuaca buruk di wilayah sekitarnya.

Sejumlah kota besar lainnya seperti Jambi, Palembang, Bandar Lampung, hingga Banjarmasin diminta bersiaga terhadap potensi hujan yang disertai petir. Sementara itu, wilayah Jakarta, Bandung, dan Semarang diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Hujan dengan intensitas sedang diprediksi melanda Mamuju, Jayapura, dan Merauke di wilayah Indonesia Timur. Sebaliknya, wilayah Surabaya dan Makassar diperkirakan akan didominasi oleh cuaca berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.

Prakiraan Cuaca Kota Besar di IndonesiaWilayahKategoriKota
Sumatera & JawaHujan RinganBanda Aceh, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta
KalimantanHujan RinganPalangkaraya, Samarinda, Tanjung Selor
Sulawesi & TimurHujan SedangMamuju, Jayapura, Merauke
Sulawesi & TimurHujan RinganMataram, Palu, Ternate, Manokwari, Nabire

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk menghindari daerah aliran sungai dan lereng yang rawan longsor. BMKG meminta warga terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui saluran komunikasi resmi dan media sosial lembaga tersebut.