Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan mengenai potensi hujan lebat yang masih akan melanda berbagai wilayah di Indonesia sepanjang pekan depan, terhitung sejak Minggu (12/4/2026). Peringatan ini disampaikan di tengah transisi beberapa daerah menuju musim kemarau, yang justru memicu anomali cuaca ekstrem.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, fase pancaroba yang sedang berlangsung saat ini berpotensi menyebabkan hujan deras turun secara tiba-tiba. Curah hujan ini dapat disertai angin kencang dan petir, terutama terjadi pada siang hingga malam hari, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
BMKG menguraikan bahwa kondisi cuaca di Indonesia selama sepekan ke depan masih akan dipengaruhi oleh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal. Hal ini menjadi faktor utama di balik potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi.
Peringatan dini cuaca potensi hujan lebat telah dikeluarkan BMKG dan mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia. Meskipun memasuki pertengahan April intensitas hujan cenderung menurun menjadi ringan hingga sedang, potensi hujan sedang hingga lebat tetap meluas di berbagai daerah.
Wilayah yang diprediksi berisiko tinggi menghadapi hujan lebat antara lain meliputi seluruh Sumatra, mulai dari Aceh hingga Lampung. Selain itu, potensi serupa juga ada di Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, seluruh provinsi di Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.
Secara spesifik, BMKG telah menetapkan status Siaga di beberapa area, yaitu Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan. Sementara itu, Papua Barat Daya diperkirakan akan menjadi pusat konsentrasi potensi angin kencang.
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. "BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang," tulis BMKG.
Imbauan ini penting untuk mencegah dan meminimalkan dampak dari bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·