Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan jalur utama menuju Situs Megalitikum Gunung Padang di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, sudah dapat dilalui normal kedua arah namun pengendara diminta tetap waspada.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrjat di Cianjur, Jumat, mengatakan material longsor yang menimbun jalan sudah berhasil dievakuasi dengan satu alat berat dibantu petugas gabungan TNI/Polri, relawan, dibantu warga sekitar.
Meski sudah dapat dilalui, pihaknya meminta masyarakat terutama pengendara untuk berhati-hati dan waspada guna mengantisipasi potensi longsor susulan mengingat cuaca ekstrem masih terjadi terutama saat petang hingga malam.
"Penanganan sudah tuntas dilakukan, namun landasan jalan masih licin karena lumpur sisa longsor yang belum dibersihkan, sehingga pengendara yang melintas diminta ekstra hati-hati dan waspada terutama saat hujan kembali turun," katanya.
Pihaknya bersama dinas terkait, melanjutkan penanganan tebing yang rawan longsor dengan memasang tiang penyangga dari bambu sebelum dipasang bronjong penahan tanah di bagian bawah.
Termasuk menyiagakan relawan dibantu warga, guna mengimbau pengendara yang melintas untuk berhati-hati dan waspada, serta tidak melintas ketika hujan deras terutama pada petang hari.
"Seiring cuaca ekstrem yang masih terjadi, kami menyiagakan lebih dari 20 orang petugas dan 360 orang relawan di seluruh desa dan kecamatan di Cianjur, guna melakukan pengawasan, pelaporan, dan penanganan cepat ketika terjadi bencana," katanya.
Sedangkan penanganan banjir dan pohon tumbang yang melanda empat kecamatan, Cibeber, Cilaku, Gekbrong, dan Campaka, sudah tuntas dilakukan termasuk membantu warga membersihkan rumahnya untuk ditempati kembali.
"Kami juga meminta warga di sejumlah kecamatan untuk tetap siaga dan waspada segera mengungsi ketika hujan kembali turun pada malam hari dengan intensitas tinggi," katanya.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·